Prudential Indonesia Perkuat Komitmen ESG lewat Laporan Keberlanjutan 2025

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:01 WIB
loading...
Prudential Indonesia...
PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) merilis Laporan Keberlanjutan 2025. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) merilis Laporan Keberlanjutan 2025 sebagai bentuk penegasan komitmen korporasi dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan. Melalui draf laporan tersebut, perusahaan asuransi jiwa ini memaparkan langkah strategis mengintegrasikan prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG) ke dalam seluruh aspek bisnisnya.

"Kami percaya keberlanjutan bukan hanya tentang menjaga lingkungan, tetapi juga tentang memastikan masyarakat memiliki akses terhadap perlindungan kesehatan dan finansial yang lebih baik. Melalui berbagai inisiatif yang kami jalankan, kami ingin mendorong perubahan perilaku yang lebih sehat dan bertanggung jawab, sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat dalam jangka panjang," ujar Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia, Karin Zulkarnaen, dikutip pada Selasa (19/5/2026).

Baca Juga: Prudential Bidik Milenial dan Gen Z Putus Rantai Generasi Sandwich

Karin menambahkan, emiten asuransi ini mengimplementasikan strategi keberlanjutan melalui tiga pilar utama, yakni perlindungan kesehatan dan finansial yang mudah dijangkau, investasi yang bertanggung jawab, serta praktik bisnis berkelanjutan. Upaya tersebut direalisasikan salah satunya melalui program Community Investment yang berhasil menjangkau 458.516 penerima manfaat serta memperluas literasi keuangan kepada lebih dari 15 juta masyarakat, termasuk 6.400 pelaku UMKM di Pulau Jawa.

Dari sisi operasional hijau, Prudential Indonesia membukukan penurunan emisi hampir 17 persen di kantor pusat dan kantor pemasaran yang tersebar di enam kota sepanjang tahun 2025. Perusahaan juga mencatatkan efisiensi penggunaan air bersih hingga 67 persen pada gedung operasionalnya, serta merealisasikan penanaman 25.300 pohon mangrove yang telah diinisiasi sejak tahun 2022.



Sebagai bagian dari edukasi ESG yang berdampak pada ekonomi sirkular, perusahaan turut menggelar diskusi bertajuk “The Impact of Plastic Waste On Our Health and Earth: What Can We Do?” bagi karyawan, nasabah, dan agen pemasar. Edukasi ini merespons data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang mencatat timbunan sampah nasional mencapai 68 juta ton per tahun, di mana 17 persen di antaranya merupakan limbah plastik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lippoland Raih Top CSR...
Lippoland Raih Top CSR Awards 2026, Perkuat Komitmen Implementasi ESG
ADHI Mantapkan Komitmen...
ADHI Mantapkan Komitmen Keberlanjutan, Siapkan Peta Jalan ESG 2025-2034
Komitmen Terapkan ESG,...
Komitmen Terapkan ESG, Pertamina Regional Indonesia Timur Raih 3 Penghargaan Internasional
Transformasi Industri...
Transformasi Industri Pupuk dan Petrokimia Menuju Proses Lebih Hijau dan Rendah Emisi
Dukung SDGs, Sucor AM...
Dukung SDGs, Sucor AM Integrasikan ESG dalam Bisnis Investasi
Bappenas Nilai ESG Danone...
Bappenas Nilai ESG Danone Indonesia Bisa Jadi Referensi Global
Rekomendasi
Kecelakaan Maut Truk...
Kecelakaan Maut Truk Tabrak Sejumlah Motor di Bekasi, Polisi Periksa Saksi dan CCTV
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Persoalkan Penangkapan, Penahanan, Penggeledahan, hingga Pencekalan
Berita Terkini
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved