AKPI Siapkan Program Pendidikan Gratis Tingkatkan Profesionalisme Kurator
Kamis, 10 Juli 2025 - 17:29 WIB
loading...
Calon pimpinan Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) periode mendatang berkomitmen menyediakan program pendidikan berkelanjutan gratis bagi seluruh anggota. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Calon pimpinan Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) periode mendatang berkomitmen menyediakan program pendidikan berkelanjutan gratis bagi seluruh anggota. Martin Patrick Nagel dan Harvardy Muhammad Iqbal, yang maju sebagai calon Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal AKPI, menegaskan hal ini sebagai bagian dari visi pembaruan organisasi.
"Profesi kurator menghadapi tantangan kompleks, baik dari sisi regulasi maupun etika. Karena itu, AKPI harus memastikan anggotanya mendapatkan akses pendidikan berkualitas tanpa biaya," tegas Martin dalam pernyataannya, Kamis (10/7).
Baca Juga: Menko Yusril Dukung Penguatan Regulasi untuk Profesi Kurator
Pendidikan berkelanjutan merupakan syarat wajib perpanjangan izin praktik kurator. Selama ini, biaya pendidikan sering menjadi beban tambahan bagi anggota. Melalui program ini, AKPI akan memfasilitasi pemenuhan kewajiban tersebut secara gratis.
"AKPI bukan perusahaan yang mencari keuntungan. Organisasi harus mendukung anggotanya, termasuk dalam pemenuhan syarat perpanjangan lisensi," tambah Martin.
Program ini dirancang untuk menjangkau anggota di seluruh wilayah Indonesia dengan kualitas yang setara. Vardy menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan guna meningkatkan standar profesi kurator nasional.
"Anggota di daerah juga berhak mendapatkan materi pelatihan sama baiknya dengan yang di kota besar," ujar Vardy.
Baca Juga: Tingkatkan Kualitas dan Profesionalisme Kurator, IKAPI Luncurkan Buku untuk Praktisi Hukum
Pelaksanaan program dinilai realistis mengingat kondisi keuangan AKPI yang stabil. Sumber dana berasal dari iuran anggota dan pendaftaran baru, dengan pengelolaan anggaran yang lebih efisien.
"Kami yakin program ini bisa berjalan berkelanjutan tanpa membebani anggota," jelas Martin.
Kebijakan ini sejalan dengan praktik organisasi profesi internasional yang menjadikan pendidikan sebagai fondasi penguatan institusi. "AKPI harus menjadi rumah belajar, bukan sekadar tempat berkumpul," pungkas Martin.
"Profesi kurator menghadapi tantangan kompleks, baik dari sisi regulasi maupun etika. Karena itu, AKPI harus memastikan anggotanya mendapatkan akses pendidikan berkualitas tanpa biaya," tegas Martin dalam pernyataannya, Kamis (10/7).
Baca Juga: Menko Yusril Dukung Penguatan Regulasi untuk Profesi Kurator
Pendidikan berkelanjutan merupakan syarat wajib perpanjangan izin praktik kurator. Selama ini, biaya pendidikan sering menjadi beban tambahan bagi anggota. Melalui program ini, AKPI akan memfasilitasi pemenuhan kewajiban tersebut secara gratis.
"AKPI bukan perusahaan yang mencari keuntungan. Organisasi harus mendukung anggotanya, termasuk dalam pemenuhan syarat perpanjangan lisensi," tambah Martin.
Program ini dirancang untuk menjangkau anggota di seluruh wilayah Indonesia dengan kualitas yang setara. Vardy menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan guna meningkatkan standar profesi kurator nasional.
"Anggota di daerah juga berhak mendapatkan materi pelatihan sama baiknya dengan yang di kota besar," ujar Vardy.
Baca Juga: Tingkatkan Kualitas dan Profesionalisme Kurator, IKAPI Luncurkan Buku untuk Praktisi Hukum
Pelaksanaan program dinilai realistis mengingat kondisi keuangan AKPI yang stabil. Sumber dana berasal dari iuran anggota dan pendaftaran baru, dengan pengelolaan anggaran yang lebih efisien.
"Kami yakin program ini bisa berjalan berkelanjutan tanpa membebani anggota," jelas Martin.
Kebijakan ini sejalan dengan praktik organisasi profesi internasional yang menjadikan pendidikan sebagai fondasi penguatan institusi. "AKPI harus menjadi rumah belajar, bukan sekadar tempat berkumpul," pungkas Martin.
(nng)
Lihat Juga :