OJK Digitalisasi Bank Wakaf Mikro, BPR pun Kalah Canggih

Rabu, 09 September 2020 - 16:53 WIB
loading...
OJK Digitalisasi Bank...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyiapkan tiga platform digital demi mengembangkan ekosistem bank wakaf mikro (BWM). Diharapkan, platform itu akan mendukung pelaku usaha mikro dan supermikro berbasis pesantren di tengah pandemi Covid-19.

"Ada tiga sektor yang dilakukan digitalisasi, yaitu untuk pembiayaan, operasional, dan pengembangan usaha nasabah. Rencananya September atau Oktober kita luncurkan. Tapi saat ini sudah dikembangkan di lapangan," kata Achmad Buchori, Advisor Bidang Perluasan Market Akses Sektor Jasa Keuangan OJK, dalam diskusi daring di Jakarta, Rabu (9/9/2020).

Untuk pembiayaan, jika sebelumnya penyaluran dana pinjaman diberikan secara tunai dan melalui pertemuan langsung secara fisik, kini nasabah akan menerima dana melalui aplikasi BWM mobile. "Jadi seperti dompet virtual yang bisa cek berapa nilai pinjaman dan angsuran," ujarnya.

Bahkan, fitur BWM mobile juga dilengkapi layanan pembayaran tagihan listrik, BPJS, Telkom, pulsa listrik, pembelian pulsa telekomunikasi, hingga isi ulang dompet digital. "Jadi aplikasi ini sangat canggih bahkan level BPR sebagian besar belum punya seperti ini. Nanti bisa juga untuk berbagai payment seperti topup Gopay atau Ovo," katanya. ( Baca juga:Iuran BPJS Ketenagakerjaan Jadi Ringan, Menaker Ungkap Alasannya )

Dari sisi operasional, lanjut dia, jika sebelumnya ada pertemuan kelompok reguler setiap minggu, kini mereka bisa memanfaatkan aplikasi Halaqoh secara virtual. "Saat ini sulit untuk pertemuan terutama di zona merah. Karena itu dibutuhkan digitalisasi. Nasabah juga tetap dipersilahkan menggunakan aplikasi lain seperti Zoom, sesuai kenyamanan," ujar dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Rebranding Inhealth,...
Rebranding Inhealth, Strategi Perkuat Layanan dan Digitalisasi
Data Center jadi Fondasi...
Data Center jadi Fondasi Penting di Tengah Pertumbuhan Digitalisasi
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Bea Cukai Luncurkan...
Bea Cukai Luncurkan Inisiatif Jaminan Nontunai Elektronik: Wujud Transformasi Digital dan Efisiensi Kepabeanan
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
OJK Sita Aset Rp113,97...
OJK Sita Aset Rp113,97 Miliar Terkait Kasus Asuransi Prolife Indonesia
Audit Media Sosial:...
Audit Media Sosial: Langkah Penting yang Sering Kita Lupakan
Rekomendasi
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
Febrie Adriansyah Mangkir...
Febrie Adriansyah Mangkir dari Pemeriksaan Kejagung, Dipanggil Ulang Besok
Tak Selalu Aman, Sendok...
Tak Selalu Aman, Sendok Kayu Juga Bisa Jadi Sarang Bakteri dan Jamur
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved