Harga Bitcoin Tembus Rekor Rp1,9 Miliar, Adopsi Lembaga Keuangan Meluas
Jum'at, 11 Juli 2025 - 22:12 WIB
loading...
A
A
A
Ia juga menilai, pencapaian harga ini membuktikan kekuatan komunitas Bitcoin dalam menjaga prinsip desentralisasi sembari menarik minat dari pelaku institusi. "Bitcoin bukan hanya teknologi, ia adalah fenomena sosial-ekonomi global," katanya.
Meski begitu, Antony tetap mengingatkan bahwa pasar kripto memiliki volatilitas tinggi. Setelah sempat terkoreksi ke level USD98.200, harga Bitcoin bangkit pada akhir Juni dan terus menanjak hingga mencetak rekor tertinggi baru pada Juli ini.
"Setiap kenaikan tajam selalu berisiko disertai koreksi. Namun, yang membedakan fase ini adalah fondasi pasar yang jauh lebih kuat dibandingkan siklus sebelumnya," katanya.
Antony juga menekankan pentingnya edukasi dan manajemen risiko bagi masyarakat. "Kami di INDODAX terus mendorong pengguna untuk memahami fundamental, menerapkan strategi jangka panjang seperti Dollar Cost Averaging (DCA), dan tidak terbawa arus euforia pasar," tutupnya.
Meski begitu, Antony tetap mengingatkan bahwa pasar kripto memiliki volatilitas tinggi. Setelah sempat terkoreksi ke level USD98.200, harga Bitcoin bangkit pada akhir Juni dan terus menanjak hingga mencetak rekor tertinggi baru pada Juli ini.
"Setiap kenaikan tajam selalu berisiko disertai koreksi. Namun, yang membedakan fase ini adalah fondasi pasar yang jauh lebih kuat dibandingkan siklus sebelumnya," katanya.
Antony juga menekankan pentingnya edukasi dan manajemen risiko bagi masyarakat. "Kami di INDODAX terus mendorong pengguna untuk memahami fundamental, menerapkan strategi jangka panjang seperti Dollar Cost Averaging (DCA), dan tidak terbawa arus euforia pasar," tutupnya.
(nng)
Lihat Juga :