Perang Dagang Makin Sengit, Trump Siapkan Tarif Impor 30% untuk Eropa dan Meksiko

Minggu, 13 Juli 2025 - 07:44 WIB
loading...
A A A
Presiden Prancis Emmanuel Macron turut mendesak Komisi Eropa untuk mempercepat persiapan langkah balasan yang tegas, termasuk menggunakan instrumen anti-koersi. Pernyataan Macron dan von der Leyen didukung sejumlah pejabat Uni Eropa lainnya dalam bentuk penolakan publik yang paling keras terhadap kebijakan perdagangan Trump sejauh ini.

Trump menyebut alasan utama pengenaan tarif adalah untuk menghentikan aliran fentanyl ke AS. Dalam surat kepada Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum, ia menyatakan bahwa meski Meksiko telah membantu mengamankan perbatasan, upaya tersebut dianggap belum cukup.

Menteri Ekonomi Meksiko Marcelo Ebrard menyatakan, pemerintah Meksiko menilai tarif tersebut tidak adil dan sedang berupaya mencari alternatif bersama AS demi melindungi pelaku usaha dan lapangan kerja di kedua negara. Sheinbaum pun optimistis kesepakatan bisa dicapai sebelum tarif diberlakukan.

Baca Juga: Psywar Dimulai, Pejabat Iran Posting Gambar Israel Dibom Nuklir

Trump juga memperingatkan bahwa jika ada negara yang membalas kebijakan tarif ini, maka AS akan menaikkan kembali tarif setara dengan balasan tersebut. "Berapa pun angka yang Anda pilih untuk menaikkan tarif, akan kami tambahkan ke 30% yang kami kenakan," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Rekomendasi
Kondisi Terkini Haji...
Kondisi Terkini Haji Bolot, Sudah Dipindah ke Ruang Rawat Inap dan Mulai Pulih
Pusat Studi Kepolisian...
Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Anti-ODOL di Kalsel
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 27 Petugas Luka Ringan Kena Lemparan Batu
Berita Terkini
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Infografis
Smartphone dan Komputer...
Smartphone dan Komputer akan Bebas dari Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved