Kekayaan Stella Christie, Wamendikti Saintek yang Merangkap Komisaris Pertamina Hulu Energi

Senin, 14 Juli 2025 - 11:13 WIB
loading...
Kekayaan Stella Christie,...
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie. FOTO/Ist
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek) Stella Christie tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp4,79 miliar berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2024. Selain menjabat sebagai Wamendikti, Stella juga merangkap sebagai Komisaris PT Pertamina Hulu Energi (PHE).

Sebagian besar kekayaan Stella berasal dari aset properti berupa tanah dan bangunan senilai Rp4,43 miliar. Ia memiliki sebuah bangunan seluas 81 meter persegi di Jakarta Barat yang bernilai sekitar Rp1,71 miliar dan diperoleh dari hasil kerja sendiri. Selain itu, ia juga memiliki tanah hibah seluas 1.813 meter persegi di Bandung dengan nilai Rp2,71 miliar.

Baca Juga: Denny JA, Qodari hingga Stella Christie Ditunjuk Jadi Komisaris Pertamina Hulu Energi

Selain aset properti, Stella melaporkan kas dan setara kas sebesar Rp350 juta. Dalam laporan tersebut, ia tidak memiliki kendaraan pribadi, surat berharga, maupun harta bergerak lainnya. Stella juga tidak memiliki utang.

Sebagai akademisi, Stella Christie dikenal sebagai profesor di bidang ilmu kognitif di Tsinghua University, Beijing, China. Ia menempuh pendidikan sarjana di Harvard University dengan predikat magna cum laude, kemudian melanjutkan studi S2 dan S3 di Northwestern University dengan gelar Ph.D. di bidang psikologi kognitif.

Karier akademiknya cukup gemilang, dengan posisi associate professor di Tsinghua University sejak 2018. Gaji tahunan seorang associate professor di universitas tersebut berkisar antara 0,5 juta hingga 3,5 juta yuan atau sekitar Rp1,08 miliar hingga Rp7,6 miliar per tahun. Selain gaji, Stella juga menerima tunjangan dan fasilitas perumahan dari universitas.

Pengalaman internasional Stella juga meliputi peneliti pascadoktoral di University of British Columbia dan peneliti tamu di Stanford University. Reputasi dan jaringan akademiknya membuka peluang pendanaan riset yang cukup besar.

Penunjukan Stella sebagai komisaris Pertamina Hulu Energi pada Juli 2025 menambah portofolio kariernya di bidang pemerintahan dan bisnis energi. Namun, total kekayaannya tetap relatif sederhana jika dibandingkan dengan pejabat publik lainnya.

Baca Juga: Relawan dan Tukang Survei Panen Jabatan Komisaris, Profesionalisme atau Balas Budi Politik?

Stella lahir di Medan, Sumatera Utara, pada 11 Januari 1979. Ia dikenal sebagai ilmuwan diaspora yang membawa pengalaman internasional dan inovasi teknologi untuk memajukan pendidikan tinggi di Indonesia. Selain aktif sebagai akademisi, Stella juga berperan sebagai penasihat sains dan pendidikan bagi pemerintah Indonesia.

Penunjukan Stella sebagai komisaris PHE mendapat sorotan karena rangkap jabatan antara pemerintahan dan perusahaan BUMN. Hal ini memunculkan respons dari kalangan akademisi dan pengamat hukum terkait fokus tugas dan regulasi jabatan rangkap.

Meski demikian, dengan latar belakang akademik dan jabatan strategis di pemerintahan serta perusahaan energi, Stella Christie menjadi sosok yang diperhitungkan dalam pengembangan riset dan kebijakan teknologi serta energi di Indonesia.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
Program Pendidikan Kesetaraan...
Program Pendidikan Kesetaraan MHU Cetak Ratusan Tenaga Kerja
EduCARE Journey: Saat...
EduCARE Journey: Saat CEO Turun Langsung ke Kelas untuk Anak-anak Indonesia
DADA Gandeng Al Azhar...
DADA Gandeng Al Azhar Syifa Budi Kembangkan Pendidikan Berbasis Global
Wamen Viva Yoga Ajak...
Wamen Viva Yoga Ajak AKSI Bangun Kawasan Transmigrasi
Wamen Viva Yoga Dorong...
Wamen Viva Yoga Dorong Bali jadi Pusat Riset dan Budidaya Bambu Dunia
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Rekomendasi
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved