China Satset Cari Pasar Baru, Surplus Perdagangan Melesat Tembus Rp1.868 Triliun
Senin, 14 Juli 2025 - 21:53 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: AS Larang Indonesia Beli Jet Tempur Siluman F-35 AS, Ini Alasannya
Data juga menunjukkan ekspor China ke Vietnam melonjak 23,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara impor dari Vietnam turun 13,7 persen."AS dan China berpeluang mencapai kesepakatan sebelum 12 Agustus karena kedua pihak sama-sama menginginkan itu," ujar Dr. Wei dikutip dari Newsweek, Senin (14/7).
Namun, ia mengingatkan, dengan pola kebijakan Presiden Trump yang kerap mengajukan tuntutan baru secara mendadak, kesepakatan bisa saja batal kapan pun. Ekonom Bloomberg, Eric Zhu, mengatakan peningkatan ekspor China pada Juni dipicu pemulihan pengiriman ke AS setelah meredanya ketegangan tarif. Namun, ia mengingatkan bahwa kondisi ini bisa jadi hanya sementara.
China dijadwalkan merilis data Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal II-2025 pada Selasa (15/7), yang diperkirakan tumbuh 5,1 persen secara tahunan, lebih rendah dari 5,4 persen pada kuartal pertama. Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri China, yang disebut Kementerian Luar Negeri AS sebagai diskusi "konstruktif dan pragmatis". Rubio menyebut peluang pertemuan antara Presiden Trump dan Presiden Xi Jinping cukup besar, meskipun tanggalnya belum ditentukan.
Data juga menunjukkan ekspor China ke Vietnam melonjak 23,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara impor dari Vietnam turun 13,7 persen."AS dan China berpeluang mencapai kesepakatan sebelum 12 Agustus karena kedua pihak sama-sama menginginkan itu," ujar Dr. Wei dikutip dari Newsweek, Senin (14/7).
Namun, ia mengingatkan, dengan pola kebijakan Presiden Trump yang kerap mengajukan tuntutan baru secara mendadak, kesepakatan bisa saja batal kapan pun. Ekonom Bloomberg, Eric Zhu, mengatakan peningkatan ekspor China pada Juni dipicu pemulihan pengiriman ke AS setelah meredanya ketegangan tarif. Namun, ia mengingatkan bahwa kondisi ini bisa jadi hanya sementara.
China dijadwalkan merilis data Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal II-2025 pada Selasa (15/7), yang diperkirakan tumbuh 5,1 persen secara tahunan, lebih rendah dari 5,4 persen pada kuartal pertama. Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri China, yang disebut Kementerian Luar Negeri AS sebagai diskusi "konstruktif dan pragmatis". Rubio menyebut peluang pertemuan antara Presiden Trump dan Presiden Xi Jinping cukup besar, meskipun tanggalnya belum ditentukan.
(nng)
Lihat Juga :