Profil Liana Saputri, Putri Sulung Haji Isam yang Beli Saham KFC Indonesia Rp54,44 Miliar
Kamis, 17 Juli 2025 - 09:50 WIB
loading...
Liana Jhonlin Saputri, putri sulung konglomerat batu bara Haji Isam. FOTO/Instagram/lianajhonlin12
A
A
A
JAKARTA - Liana Jhonlin Saputri, putri sulung konglomerat batu bara Haji Isam, mencuat ke publik setelah mengakuisisi sebagian saham anak usaha PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), pemegang waralaba restoran cepat saji KFC di Indonesia. Liana membeli 15% saham PT Jagonya Ayam Indonesia (JAI) dengan nilai transaksi mencapai Rp54,44 miliar.
Pembelian saham tersebut dilakukan melalui perusahaan milik Liana, PT Shankara Fortuna Nusantara (SFN), dan berlaku efektif mulai 30 Juni 2025. Dalam struktur kepemilikan SFN, Liana memegang 45% saham, sementara Putra Rizky Bustaman dan Bani Adityasuny Ismiarso masing-masing menguasai 45% dan 10%.
Meskipun FAST menjual 41.877 lembar saham baru seri A di JAI, perusahaan tetap menjadi pemegang saham pengendali dengan porsi 55 persen. Manajemen FAST menyatakan transaksi ini merupakan bagian dari strategi untuk mendukung ekspansi usaha dan penguatan struktur pendanaan anak perusahaan.
"Dana hasil transaksi akan digunakan untuk pembangunan, peningkatan kapasitas operasional, serta pengembangan jaringan usaha JAI," tulis manajemen FAST dalam pernyataan resmi.
Baca Juga: Haji Isam Dampingi Presiden Prabowo Terima Kunjungan Bill Gates di Istana
Kemitraan ini diharapkan meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas operasional di lini bisnis peternakan ayam terintegrasi yang dimiliki JAI. FAST mengelola lebih dari 700 gerai KFC di seluruh Indonesia dan telah beroperasi secara komersial sejak 1979. Lewat transaksi ini, manajemen berharap efisiensi biaya pasokan daging ayam serta profitabilitas bisnis hilir JAI dapat meningkat secara signifikan.
Liana Saputri bukan nama baru di dunia bisnis. Ia merupakan Direktur Utama PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di Kalimantan Timur. Selain menjabat sebagai pimpinan, ia juga menjadi pemegang saham utama dan dikenal sebagai salah satu bos termuda di industri sawit nasional.
Liana menyelesaikan pendidikan tingginya di Santa Monica College, Los Angeles, jurusan Business Management and Leadership, dan lulus pada tahun 2018. Ia menikah dengan Putra Rizky pada April 2020 dan kini dikaruniai dua anak yang lahir di Amerika Serikat.
Sebelum aktif di dunia bisnis, Liana dikenal sebagai pembalap offroad profesional. Ia pernah meraih gelar juara nasional dalam ajang Indonesia Xtreme Sprint Offroad Racing (IXSOR) pada 2018. Ketertarikan terhadap dunia otomotif ia warisi dari ayahnya, yang juga pemilik tim balap Jhonlin Racing Team.
Baca Juga: Harta Kekayaan Veronica Tan, Wamen PPPA yang Merangkap Jabatan Jadi Komisaris Citilink
Gaya hidup mewah Liana pun kerap menarik perhatian. Ia diketahui memiliki beberapa mobil langka, salah satunya BMW M850i Gran Coupe senilai sekitar Rp3,7 miliar. Sedan sport ini dikenal dengan mesin V8 twin-turbo dan performa balap yang dipadukan dengan kenyamanan khas kendaraan premium.
Di luar dunia bisnis dan otomotif, Liana juga aktif membangun citra pribadi di media sosial. Ia kerap membagikan aktivitas harian, liburan keluarga, hingga dinamika perannya sebagai pengusaha dan ibu muda. Langkah akuisisinya atas saham JAI menandai keterlibatannya yang semakin dalam di sektor konsumsi dan ritel.
Sebagai anak dari Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, pendiri Jhonlin Group yang bergerak di sektor batu bara, agroindustri, dan logistik, Liana membangun portofolio bisnis mandiri. Keterlibatannya di KFC Indonesia menjadi sinyal penting perluasan jejaring dan pengaruh bisnis generasi kedua konglomerat nasional ini.
Pembelian saham tersebut dilakukan melalui perusahaan milik Liana, PT Shankara Fortuna Nusantara (SFN), dan berlaku efektif mulai 30 Juni 2025. Dalam struktur kepemilikan SFN, Liana memegang 45% saham, sementara Putra Rizky Bustaman dan Bani Adityasuny Ismiarso masing-masing menguasai 45% dan 10%.
Meskipun FAST menjual 41.877 lembar saham baru seri A di JAI, perusahaan tetap menjadi pemegang saham pengendali dengan porsi 55 persen. Manajemen FAST menyatakan transaksi ini merupakan bagian dari strategi untuk mendukung ekspansi usaha dan penguatan struktur pendanaan anak perusahaan.
"Dana hasil transaksi akan digunakan untuk pembangunan, peningkatan kapasitas operasional, serta pengembangan jaringan usaha JAI," tulis manajemen FAST dalam pernyataan resmi.
Baca Juga: Haji Isam Dampingi Presiden Prabowo Terima Kunjungan Bill Gates di Istana
Kemitraan ini diharapkan meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas operasional di lini bisnis peternakan ayam terintegrasi yang dimiliki JAI. FAST mengelola lebih dari 700 gerai KFC di seluruh Indonesia dan telah beroperasi secara komersial sejak 1979. Lewat transaksi ini, manajemen berharap efisiensi biaya pasokan daging ayam serta profitabilitas bisnis hilir JAI dapat meningkat secara signifikan.
Liana Saputri bukan nama baru di dunia bisnis. Ia merupakan Direktur Utama PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di Kalimantan Timur. Selain menjabat sebagai pimpinan, ia juga menjadi pemegang saham utama dan dikenal sebagai salah satu bos termuda di industri sawit nasional.
Liana menyelesaikan pendidikan tingginya di Santa Monica College, Los Angeles, jurusan Business Management and Leadership, dan lulus pada tahun 2018. Ia menikah dengan Putra Rizky pada April 2020 dan kini dikaruniai dua anak yang lahir di Amerika Serikat.
Sebelum aktif di dunia bisnis, Liana dikenal sebagai pembalap offroad profesional. Ia pernah meraih gelar juara nasional dalam ajang Indonesia Xtreme Sprint Offroad Racing (IXSOR) pada 2018. Ketertarikan terhadap dunia otomotif ia warisi dari ayahnya, yang juga pemilik tim balap Jhonlin Racing Team.
Baca Juga: Harta Kekayaan Veronica Tan, Wamen PPPA yang Merangkap Jabatan Jadi Komisaris Citilink
Gaya hidup mewah Liana pun kerap menarik perhatian. Ia diketahui memiliki beberapa mobil langka, salah satunya BMW M850i Gran Coupe senilai sekitar Rp3,7 miliar. Sedan sport ini dikenal dengan mesin V8 twin-turbo dan performa balap yang dipadukan dengan kenyamanan khas kendaraan premium.
Di luar dunia bisnis dan otomotif, Liana juga aktif membangun citra pribadi di media sosial. Ia kerap membagikan aktivitas harian, liburan keluarga, hingga dinamika perannya sebagai pengusaha dan ibu muda. Langkah akuisisinya atas saham JAI menandai keterlibatannya yang semakin dalam di sektor konsumsi dan ritel.
Sebagai anak dari Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, pendiri Jhonlin Group yang bergerak di sektor batu bara, agroindustri, dan logistik, Liana membangun portofolio bisnis mandiri. Keterlibatannya di KFC Indonesia menjadi sinyal penting perluasan jejaring dan pengaruh bisnis generasi kedua konglomerat nasional ini.
(nng)
Lihat Juga :