Ayo Ikut! Lomba Rancang Busana Anak Bertema Cerita Rakyat dari Kementerian UMKM
Jum'at, 18 Juli 2025 - 14:20 WIB
loading...
Kementerian Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) melalui Dharma Wanita Persatuan (DWP) menyelenggarakan kompetisi ilustrasi mode bertajuk Fashion Illustration Competition. FOTO/Instagram/Kementerian UMKM
A
A
A
JAKARTA - Dalam rangka menyemarakkan Hari Anak Nasional 2025, Kementerian Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) melalui Dharma Wanita Persatuan (DWP) menyelenggarakan kompetisi ilustrasi mode bertajuk Fashion Illustration Competition. Lomba ini ditujukan bagi pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau sederajat di wilayah Jabodetabek.
Mengusung tema "Folklore/Cerita Rakyat Indonesia," kompetisi ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas mereka dalam menggali kekayaan budaya nusantara melalui desain busana. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan minat generasi muda terhadap dunia fesyen dan industri kreatif sejak usia dini.
Dikutip dari Instagram resmi Kementerian UMKM, pendaftaran dan pengunggahan karya desain dibuka mulai 11 hingga 20 Juli 2025 melalui tautan resmi yang dapat diakses di bit.ly/DaftarLombaDesign-HariAnak2025. Proses penjurian akan berlangsung pada 21 hingga 22 Juli 2025, dan pengumuman pemenang akan dilakukan pada puncak perayaan Hari Anak Nasional, yaitu 23 Juli 2025.
![Ayo Ikut! Lomba Rancang Busana Anak Bertema Cerita Rakyat dari Kementerian UMKM]()
Para peserta diminta untuk menggambar rancangan busana secara manual di atas media kertas. Alat pewarnaan yang diperbolehkan meliputi pensil warna, spidol, cat akrilik, atau teknik campuran lainnya (mix media). Karya yang telah selesai kemudian diunggah dalam format PDF ke tautan yang telah disediakan.
Baca Juga: Sabet 15 Penghargaan Bergengsi, Reputasi Global BRI Kian Mapan di Asia
Selain menggambar, peserta juga diminta untuk menyertakan esai singkat maksimal 250 kata yang menjelaskan konsep rancangan fesyen yang mereka buat. Esai ini menjadi elemen penilaian tambahan yang mencerminkan pemahaman peserta terhadap nilai budaya di balik desain.
Hadiah utama bagi para pemenang adalah kursus gratis ‘Figurine Illustration’ di Metier Academy untuk juara 1, 2, dan 3. Selain itu, tersedia pula berbagai hadiah menarik lainnya. Kompetisi ini bersifat gratis dan terbuka bagi siswa-siswi SMP sederajat yang berdomisili atau bersekolah di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Peserta juga diharapkan memiliki minat yang tinggi terhadap dunia fesyen dan mode.
![Ayo Ikut! Lomba Rancang Busana Anak Bertema Cerita Rakyat dari Kementerian UMKM]()
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana edukatif dan inspiratif bagi anak-anak Indonesia dalam mengembangkan potensi serta mengenali kekayaan budaya bangsanya sendiri melalui media desain busana. Dengan menghadirkan nuansa kearifan lokal ke dalam dunia mode, diharapkan karya-karya para peserta dapat menjadi cikal bakal desainer muda Tanah Air yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Baca Juga: Profil Maman Abdurrahman Menteri UMKM di Kabinet Prabowo-Gibran
Melalui lomba ini, anak-anak tidak hanya belajar tentang desain, tetapi juga memahami dan menghargai warisan budaya yang ada di Indonesia. Kementerian UMKM mengajak pelajar untuk berpartisipasi dan menunjukkan kreativitas mereka dalam kompetisi yang menarik ini.
Mengusung tema "Folklore/Cerita Rakyat Indonesia," kompetisi ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas mereka dalam menggali kekayaan budaya nusantara melalui desain busana. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan minat generasi muda terhadap dunia fesyen dan industri kreatif sejak usia dini.
Dikutip dari Instagram resmi Kementerian UMKM, pendaftaran dan pengunggahan karya desain dibuka mulai 11 hingga 20 Juli 2025 melalui tautan resmi yang dapat diakses di bit.ly/DaftarLombaDesign-HariAnak2025. Proses penjurian akan berlangsung pada 21 hingga 22 Juli 2025, dan pengumuman pemenang akan dilakukan pada puncak perayaan Hari Anak Nasional, yaitu 23 Juli 2025.

Para peserta diminta untuk menggambar rancangan busana secara manual di atas media kertas. Alat pewarnaan yang diperbolehkan meliputi pensil warna, spidol, cat akrilik, atau teknik campuran lainnya (mix media). Karya yang telah selesai kemudian diunggah dalam format PDF ke tautan yang telah disediakan.
Baca Juga: Sabet 15 Penghargaan Bergengsi, Reputasi Global BRI Kian Mapan di Asia
Selain menggambar, peserta juga diminta untuk menyertakan esai singkat maksimal 250 kata yang menjelaskan konsep rancangan fesyen yang mereka buat. Esai ini menjadi elemen penilaian tambahan yang mencerminkan pemahaman peserta terhadap nilai budaya di balik desain.
Hadiah utama bagi para pemenang adalah kursus gratis ‘Figurine Illustration’ di Metier Academy untuk juara 1, 2, dan 3. Selain itu, tersedia pula berbagai hadiah menarik lainnya. Kompetisi ini bersifat gratis dan terbuka bagi siswa-siswi SMP sederajat yang berdomisili atau bersekolah di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Peserta juga diharapkan memiliki minat yang tinggi terhadap dunia fesyen dan mode.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana edukatif dan inspiratif bagi anak-anak Indonesia dalam mengembangkan potensi serta mengenali kekayaan budaya bangsanya sendiri melalui media desain busana. Dengan menghadirkan nuansa kearifan lokal ke dalam dunia mode, diharapkan karya-karya para peserta dapat menjadi cikal bakal desainer muda Tanah Air yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Baca Juga: Profil Maman Abdurrahman Menteri UMKM di Kabinet Prabowo-Gibran
Melalui lomba ini, anak-anak tidak hanya belajar tentang desain, tetapi juga memahami dan menghargai warisan budaya yang ada di Indonesia. Kementerian UMKM mengajak pelajar untuk berpartisipasi dan menunjukkan kreativitas mereka dalam kompetisi yang menarik ini.
(nng)
Lihat Juga :