Benarkah Amplop Kondangan Mau Dipajaki?

Rabu, 23 Juli 2025 - 17:32 WIB
loading...
Benarkah Amplop Kondangan...
DPR menyoroti kebijakan pemerintah yang belakangan gencar menerapkan pajak di berbagai sektor. FOTO/iStock
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam menyoroti kebijakan pemerintah yang belakangan gencar menerapkan pajak di berbagai sektor, bahkan menyebut adanya wacana pengenaan pajak terhadap penerima amplop kondangan. Kekhawatiran ini disampaikan dalam rapat kerja (raker) Komisi VI DPR bersama Menteri BUMN dan Danantara pada Rabu (23/7).

"Kami dengar dalam waktu dekat orang yang mendapat amplop di kondangan dan di hajatan akan dimintai pajak oleh pemerintah. Nah ini kan tragis, sehingga ini membuat rakyat kami hari ini cukup menjerit," kata Mufti Anam.

Baca Juga: DJP Targetkan Penerimaan Pajak Naik 13,3%, Capai Rp2.189 Triliun di 2025

Dia menyoroti dampak kebijakan tersebut terhadap masyarakat. Menurutnya, berbagai lapisan masyarakat kini sudah merasa terbebani dengan kebijakan pajak.

Selain wacana pajak amplop kondangan, Mufti Anam juga menyinggung regulasi yang menunjuk e-commerce atau lokapasar sebagai pemungut pajak pedagang daring. Hal ini disampaikan Mufti di hadapan Chief Executive Officer Danatareksa, Rosan Roeslani, yang turut hadir dalam rapat tersebut.

"Bagaimana Pak Rosan lihat bahwa rakyat kita hari ini mereka jualan online dipajaki Pak. Bagaimana mereka para influencer kita, para pekerja digital kita semua sekarang dipajaki," ujarnya.

Mufti menjelaskan, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah juga merasakan dampak langsung dari kebijakan ini. Mereka harus menghitung ulang strategi bisnis ketika berjualan melalui platform e-commerce, yang pada akhirnya dapat memengaruhi daya saing dan pendapatan mereka.

Menurut Mufti, kondisi ini muncul sebagai konsekuensi dari pengalihan dividen BUMN ke Danantara. Ia berpendapat bahwa negara kehilangan sumber pemasukan dari dividen tersebut, sehingga Kementerian Keuangan harus mencari alternatif sumber pendapatan dari sektor lain.

"Kementerian Keuangan hari ini harus memutar otak, bagaimana harus menambal defisit yang kemudian maka lahirlah kebijakan-kebijakan yang membuat rakyat kita keringat dingin," tutur Mufti Anam.

Baca Juga: Penerimaan Pajak Februari 2025 Anjlok 30,2%, Hanya Terkumpul Rp187,8 Triliun

Di sisi lain, Mufti juga mempertanyakan jaminan pengelolaan dividen BUMN oleh Danantara. Pihaknya ingin memastikan pengalihan pengelolaan keuangan tersebut dapat memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan jika dikelola langsung oleh Kementerian Keuangan atau negara.

"Pertanyaannya, kalau memang dividen BUMN diserahkan ke Danantara, maka pertanyaan saya adalah apa jaminan bahwa bisa mengelola uang lebih baik dibandingkan dikelola Kementerian Keuangan," tandas dia.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Menkeu Purbaya Pastikan...
Menkeu Purbaya Pastikan Skema Pajak DSI Berlaku Normal
Relaksasi WP Badan Masih...
Relaksasi WP Badan Masih Berlaku, DJP Kantongi 13,4 Juta Pelaporan SPT
DSI Didukung Ciptakan...
DSI Didukung Ciptakan Kemandirian Indonesia lewat Tata Kelola SDA
DPR Awasi Tata Kelola...
DPR Awasi Tata Kelola BGN Buntut Dadan Cs Terjerat Kasus Dugaan Korupsi
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Rekomendasi
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Mau Caplok Gaza, Anggota...
Mau Caplok Gaza, Anggota Parlemen AS Ingin Trump Dimakzulkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved