Ethereum Melonjak 80%, Donald Trump Catat Kepemilikan Rp4,3 Triliun

Rabu, 23 Juli 2025 - 22:28 WIB
loading...
Ethereum Melonjak 80%,...
Aset kripto Ethereum (ETH) mencatatkan lonjakan harga signifikan sejak posisi terendahnya pada Juni 2025. FOTO/Cryptopolitan
A A A
JAKARTA - Aset kripto Ethereum (ETH) mencatatkan lonjakan harga signifikan hingga lebih dari 80 persen sejak posisi terendahnya pada Juni 2025. Hingga pekan ketiga Juli, harga ETH menembus kisaran USD3.800, didorong oleh masuknya dana besar dari investor institusional serta antisipasi terhadap pembaruan jaringan Fusaka Fork.

Laporan mingguan CoinShares mencatat produk Exchange-Traded Fund (ETF) berbasis Ethereum menerima dana masuk (inflow) sebesar USD2,12 miliar per 19 Juli 2025. Angka ini hampir dua kali lipat dari rekor sebelumnya, sekaligus mendorong total aset kripto yang dikelola secara global menembus USD220 miliar, tertinggi sepanjang sejarah.

Fusaka Fork yang dijadwalkan meluncur pada November 2025 menjadi salah satu katalis utama. Pembaruan ini mencakup 11 proposal perbaikan Ethereum (EIP), termasuk EIP-7825 yang memperkuat ketahanan terhadap serangan serta mempercepat proses scaling. Salah satu fitur kunci adalah peningkatan batas gas hingga 150 juta, yang bertujuan menurunkan biaya transaksi dan meningkatkan kapasitas jaringan.

Vice President Indodax, Antony Kusuma, menilai lonjakan inflow ini merupakan sinyal kuat masuknya Ethereum ke fase adopsi institusi secara global. "Inflow ETF Ethereum sebesar USD2,12 miliar hanya dalam sepekan menunjukkan ETH kini menjadi aset inti dalam portofolio institusi," kata dia, Rabu (23/7).

Baca Juga: Trump Sahkan UU Stablecoin, Angin Segar bagi Industri Kripto
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Rekomendasi
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved