Proyek IKN Tetap Jalan Terus meski Utang Pemerintah Tembus Rp7.080 Triliun

Kamis, 24 Juli 2025 - 17:04 WIB
loading...
Proyek IKN Tetap Jalan...
Proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) akan tetap dilanjutkan dengan penambahan anggaran di 2026. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Said Abdullah menegaskan proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) akan tetap dilanjutkan meski pemerintah sedang menghadapi tekanan utang negara yang terus meningkat.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat hingga akhir Juni 2025, total utang pemerintah telah mencapai Rp7.080 triliun. Namun demikian, Said menyatakan pembangunan IKN tetap menjadi prioritas yang sudah diamanatkan undang-undang.

"Setiap tahun kami anggarkan pembangunan IKN. Memang besarannya fluktuatif, sesuai kebutuhan dan prioritas. Tapi anggaran untuk Otorita IKN pasti selalu tersedia," kata Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/7).

Baca Juga: Utang Luar Negeri Indonesia Makin Bengkak Tembus Rp7.080 Triliun

Ia memastikan, alokasi anggaran IKN untuk tahun 2026 justru akan meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, kemampuan fiskal negara tahun depan diperkirakan cukup kuat untuk menopang kelanjutan megaproyek tersebut.

"Kalau melihat kekuatan fiskal kita di 2026, insyaallah anggaran Otorita IKN akan mengalami peningkatan," ujar politisi Fraksi PDI Perjuangan itu.

Pemerintah dan DPR, lanjutnya, telah memiliki komitmen jangka panjang dalam mendukung pengembangan IKN yang dirancang sebagai simbol transformasi Indonesia menuju negara maju dan berkelanjutan.

Said pun meminta masyarakat untuk tidak meragukan keberlanjutan proyek tersebut. Ia memastikan tidak akan ada penghentian maupun kemunduran progres pembangunan IKN. "Tidak ada cerita IKN akan mangkrak. Itu proyek strategis nasional yang dijamin oleh undang-undang," tegasnya.

Baca Juga: Pengusaha Indonesia Ini Bangun Kekayaan Rp113 Triliun Tanpa Tambang, Mal atau Bank

Proyek IKN menuai sorotan publik seiring meningkatnya beban utang negara dan kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil. Namun, pemerintah menilai pembangunan IKN penting untuk menciptakan pusat pertumbuhan baru di luar Pulau Jawa.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Dongkrak Investasi Rp69,3...
Dongkrak Investasi Rp69,3 Triliun, BP Batam Buktikan Mampu Mandiri Tanpa APBN
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Jenderal Sigit Bentuk...
Jenderal Sigit Bentuk Polresta Baru Khusus di IKN, Dijabat AKBP Supriyanto
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Rekomendasi
Bertambah, Jumlah Peserta...
Bertambah, Jumlah Peserta SPPI Kopdes Merah Putih yang Meninggal Jadi 4 Orang
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Infografis
Per Juli 2024, Pemerintah...
Per Juli 2024, Pemerintah Sudah Tarik Utang Baru Rp266,3 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved