Langkah Strategis Vietnam Gabung BRICS, Perkuat Posisi Asia Tenggara di Panggung Global

Sabtu, 26 Juli 2025 - 07:22 WIB
loading...
A A A
Keketuaan Brasil dalam BRICS saat ini telah memaksimalkan nilai strategis Vietnam dalam kerja sama Selatan-Selatan di berbagai bidang diplomatik kunci. Inisiatif perluasan BRICS 2025 dirancang untuk memanfaatkan manfaat dari integrasi Vietnam ke dalam jaringan produksi global, menjadikan Vietnam sebagai sekutu Asia Tenggara yang dapat diandalkan dengan berbagai kemitraan perdagangan yang signifikan.

Melalui kemitraan ini, Vietnam kini memiliki akses ke Bank Pembangunan Baru (New Development Bank/NDB) dan Perjanjian Cadangan Darurat (Contingent Reserve Arrangement/CRA). Fasilitas ini akan mendukung proyek-proyek infrastruktur dan transformasi digital di berbagai sektor pengembangan esensial di Vietnam.

Kemitraan BRICS-Vietnam juga membuka peluang bagi usaha lintas batas di sektor manufaktur canggih, agri-tech, dan logistik, yang sedang dikembangkan melalui berbagai saluran investasi utama. Hal ini memperkuat pengaruh Vietnam dalam menetapkan norma investasi yang mengutamakan transparansi dan keberlanjutan.

Secara fundamental, Vietnam menempatkan diri sebagai penerima dan kontributor dalam model kerja sama BRICS yang melibatkan elemen strategis kritis. Mengenai upaya dedolarisasi, BRICS dan Vietnam telah secara aktif mengurangi ketergantungan pada transaksi yang didenominasi dolar AS.

Pendekatan "diplomasi bambu" Vietnam telah merestrukturisasi fleksibilitas sambil mendukung tujuan negara ini dalam kerangka BRICS. Status mitra negara ini juga mereformasi komitmen yang ada terhadap perjanjian CPTPP, RCEP, dan IPEF, yang diatur oleh berbagai platform internasional strategis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
KJRI Penang: Konektivitas...
KJRI Penang: Konektivitas BNCT Perkuat Rantai Pasok bagi Negara-negara Asean dan Asia
Rekomendasi
Klasemen Peringkat Ketiga...
Klasemen Peringkat Ketiga Terbaik di Piala Dunia 2026: Senegal Jaga Asa
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Raffi Ahmad Donasi Rp250...
Raffi Ahmad Donasi Rp250 Juta untuk Wanita Korban Penyiksaan Taufik Hidayat
Berita Terkini
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved