Disrupsi Teknologi, Separuh Pekerja Global Bakal Hadapi Re-skilling di 2028

Sabtu, 26 Juli 2025 - 21:43 WIB
loading...
Disrupsi Teknologi,...
Pengusaha milenial sekaligus konten kreator, Raymond Chin (kanan) dalam acara RE:START - Home of Indonesia’s Next Global Entrepreneurs di Jakarta, Sabtu (26/7). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Perubahan ekonomi global yang begitu pesat menuntut masyarakat untuk senantiasa beradaptasi dan meningkatkan kapasitas diri. Pengusaha milenial sekaligus konten kreator, Raymond Chin, menekankan pentingnya re-skilling di tengah disrupsi teknologi dan kompleksitas geopolitik dunia yang kian meningkat. Hal ini krusial untuk memastikan kompetensi sumber daya manusia selaras dengan kebutuhan industri.

Raymond Chin mengungkapkan, sebuah laporan memprediksi bahwa pada tahun 2028, satu dari dua pekerja global harus menjalani re-skilling. Ini tidak hanya berarti memperdalam keahlian yang sudah dimiliki, tetapi juga mempelajari hal-hal baru yang belum pernah ditekuni sebelumnya. "Inilah yang kami sebut dengan konsep 'restart'," ujar Raymond usai acara RE:START - Home of Indonesia’s Next Global Entrepreneurs di Jakarta, Sabtu (26/7).

Baca Juga: Angela Tanoesoedibjo: Media Kredibel Tetap Jadi Rujukan di Era Banjir Informasi

Lebih lanjut, Raymond mengingatkan bahwa Indonesia sedang berada dalam jendela demografi yang sempit. Dalam lima tahun ke depan, bonus demografi Indonesia diperkirakan akan mulai menurun. "Waktu kita tidak banyak. Kita harus gerak sekarang. Momentum ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Raymond juga memberikan pesan khusus kepada generasi milenial dan Gen Z yang hendak memulai atau tengah menjalankan bisnis agar senantiasa adaptif terhadap setiap perubahan zaman. Menurutnya, di tengah tantangan ekonomi saat ini, selalu ada peluang baru yang dapat dikembangkan.

Baca Juga: Media Punya Peran Penting Menjaga Kredibilitas Informasi

Ia mencontohkan transformasi dunia usaha dari era 2000-an. Kala itu, industri minyak dan infrastruktur mendominasi. Namun, seiring dengan pesatnya perkembangan internet, kini perusahaan-perusahaan teknologi yang mengambil alih posisi teratas.

"A great sailor is not made on calm seas. Justru saat dunia sedang gonjang-ganjing seperti sekarang, ini saatnya bagi para entrepreneur muncul dan menangkap peluang," kata Raymond. Ia meyakini, perubahan serupa akan kembali terjadi dalam 25 tahun ke depan. Oleh karena itu, masyarakat didorong untuk lebih peka terhadap peluang-peluang yang muncul.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
AS Bakal Batasi Penerbangan...
AS Bakal Batasi Penerbangan Internasional, Picu Kekacuan Jutaan Penumpang Global
White Paper MDI Ventures...
White Paper MDI Ventures Petakan Jalur Ekonomi Digital Inklusif di Indonesia
Topping Off SMX01 Perkuat...
Topping Off SMX01 Perkuat Fondasi Infrastruktur Digital Indonesia
Astranauts 2026, Akselerasi...
Astranauts 2026, Akselerasi Transformasi Digital dan Efisiensi untuk Perkuat Ekonomi
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Rekomendasi
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved