Jasa Marga Catat Laba Inti Rp1,9 Triliun di Semester I-2025
Senin, 28 Juli 2025 - 13:30 WIB
loading...
A
A
A
Sepanjang Semester I 2025, Jasa Marga berhasil menjaga total volume transaksi di jalan tol Jasa Marga Group sebesar 637,3 juta kendaraan, meningkat 0,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Rata-rata lalu lintas harian (LHR) mencapai 3,5 juta kendaraan.
Baca Juga: Jasamarga Catat 170.593 Kendaraan Kembali ke Jabotabek usai Libur Panjang Tahun Baru Islam
Pada Mei 2025, Jasa Marga menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Buku 2024. Dalam rapat tersebut, perusahaan melaporkan kinerja keuangan yang positif, dengan pendapatan usaha sebesar Rp18,7 triliun (tumbuh 20,3%), laba inti Rp3,70 triliun (tumbuh 35,9%), dan EBITDA Rp12,6 triliun (tumbuh 27,3%). Perusahaan juga berhasil menurunkan rasio utang terhadap EBITDA dari 6,9x menjadi 4,7x. Atas kinerja tersebut, Jasa Marga mengumumkan pembagian dividen sebesar Rp1,1 triliun, dengan nilai per lembar saham (DPS) melonjak 312,6% menjadi Rp156,23.
Jasa Marga tetap memegang posisi sebagai pemimpin pasar di industri jalan tol, dengan total panjang jalan tol yang telah beroperasi mencapai 1.286 km, merepresentasikan 43% dari total jalan tol yang beroperasi di seluruh Indonesia. Total konsesi jalan tol yang dikelola oleh perusahaan mencapai 1.736 km.
Dalam pengelolaan proyek jalan tol baru, Jasa Marga berkomitmen untuk mencapai target yang telah ditetapkan dengan pengendalian aktivitas konstruksi secara bertahap. Hingga akhir Juni 2025, progres pembangunan beberapa ruas jalan tol, seperti Probolinggo-Banyuwangi dan Yogyakarta-Bawen, menunjukkan kemajuan yang signifikan.
Baca Juga: Jasamarga Catat 170.593 Kendaraan Kembali ke Jabotabek usai Libur Panjang Tahun Baru Islam
Pada Mei 2025, Jasa Marga menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Buku 2024. Dalam rapat tersebut, perusahaan melaporkan kinerja keuangan yang positif, dengan pendapatan usaha sebesar Rp18,7 triliun (tumbuh 20,3%), laba inti Rp3,70 triliun (tumbuh 35,9%), dan EBITDA Rp12,6 triliun (tumbuh 27,3%). Perusahaan juga berhasil menurunkan rasio utang terhadap EBITDA dari 6,9x menjadi 4,7x. Atas kinerja tersebut, Jasa Marga mengumumkan pembagian dividen sebesar Rp1,1 triliun, dengan nilai per lembar saham (DPS) melonjak 312,6% menjadi Rp156,23.
Jasa Marga tetap memegang posisi sebagai pemimpin pasar di industri jalan tol, dengan total panjang jalan tol yang telah beroperasi mencapai 1.286 km, merepresentasikan 43% dari total jalan tol yang beroperasi di seluruh Indonesia. Total konsesi jalan tol yang dikelola oleh perusahaan mencapai 1.736 km.
Dalam pengelolaan proyek jalan tol baru, Jasa Marga berkomitmen untuk mencapai target yang telah ditetapkan dengan pengendalian aktivitas konstruksi secara bertahap. Hingga akhir Juni 2025, progres pembangunan beberapa ruas jalan tol, seperti Probolinggo-Banyuwangi dan Yogyakarta-Bawen, menunjukkan kemajuan yang signifikan.
Lihat Juga :