Laporan LHKPN Amalia Adininggar, Kepala BPS yang Mulai Menjabat Februari 2025

Senin, 28 Juli 2025 - 18:39 WIB
loading...
Laporan LHKPN Amalia...
Amalia Adininggar Widyasanti, resmi menjabat Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) sejak dilantik pada 19 Februari 2025. FOTO/Instagram
A A A
JAKARTA - Amalia Adininggar Widyasanti, yang resmi menjabat Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) sejak dilantik pada 19 Februari 2025, kini menjadi perhatian publik. Sorotan tidak hanya tertuju pada tugas dan tanggung jawab barunya di BPS terkait isu data kemiskinan, tetapi juga pada laporan harta kekayaan.

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 1 April 2024 untuk periode 2023, total kekayaan Amalia tercatat mencapai Rp21,19 miliar. Laporan tersebut menunjukkan bahwa tidak ada catatan utang yang dimiliki, mencerminkan transparansi dalam pengelolaan asetnya sebagai pejabat publik.

Baca Juga: Angka Kemiskinan Indonesia Turun, Ekonom Ragukan Data BPS

Aset terbesar Amalia berasal dari tanah dan bangunan senilai Rp11,25 miliar. Ia memiliki tiga properti, yaitu dua aset di Jakarta Selatan senilai masing-masing Rp4,25 miliar dan Rp4,5 miliar yang diperoleh dari hasil sendiri, serta satu properti di Bogor senilai Rp2,5 miliar yang berstatus hibah tanpa akta.

Selain itu, Amalia juga memiliki koleksi kendaraan senilai Rp1,1 miliar. Koleksi tersebut terdiri dari Mazda 2 tahun 2017 dan Mercedes C-250 tahun 2015 yang keduanya diperoleh dari hasil sendiri, serta sebuah Toyota Alphard 2020 yang merupakan hibah tanpa akta.

Komponen kekayaan lainnya meliputi kas dan setara kas senilai Rp7,15 miliar, surat berharga senilai Rp766 juta, harta bergerak lainnya sebesar Rp25 juta, dan harta lainnya senilai Rp900 juta, yang secara keseluruhan menambah nilai portofolio kekayaannya.

Transparansi harta kekayaan Amalia ini sejalan dengan profilnya sebagai pejabat publik yang profesional dan berdedikasi. Di tengah tanggung jawab besar memimpin BPS sebagai lembaga penjaga integritas data nasional, pengelolaan keuangan pribadinya yang transparan menjadi penting.

Amalia Adininggar Widyasanti lahir di Bogor pada 5 Maret 1972. Ia menempuh pendidikan Teknik Kimia di Institut Teknologi Bandung (ITB) sebelum melanjutkan studi master dan doktoral di bidang ekonomi dari luar negeri, termasuk meraih gelar Ph.D dari University of Melbourne, Australia.

Kariernya di pemerintahan dimulai sejak 1999 di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Selama berkarier, Amalia pernah menduduki berbagai posisi strategis, antara lain Direktur Perdagangan, Investasi, dan Kerjasama Ekonomi Internasional (2011-2016) dan Deputi Bidang Ekonomi (2020-2025). Sebelum dilantik sebagai Kepala BPS, ia juga sempat menjabat Pelaksana Tugas Kepala BPS sejak Juli 2023.

Baca Juga: Data Kemiskinan BPS Dipoles, Tak Sesuai Kondisi Nyata di Lapangan

Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di sektor publik, khususnya dalam perencanaan pembangunan, investasi, dan inklusi keuangan, Amalia dikenal memiliki komitmen kuat dalam mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. Kepemimpinan Amalia di BPS diharapkan mampu mendorong penguatan data statistik nasional yang akurat, valid, dan kredibel sebagai dasar perumusan kebijakan ekonomi dan sosial yang efektif di Tanah Air.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Jalani Pendataan Perdana...
Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, Bupati Bogor Imbau Masyarakat Berikan Data Akurat
Kemendagri Dorong Pemda...
Kemendagri Dorong Pemda Lebih Inovatif Tangani Inflasi, Kemiskinan, dan Pengangguran
11.014 Orang Dicoret...
11.014 Orang Dicoret dari Daftar Penerima Bansos Mulai April 2026
Rekomendasi
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved