Dua Bank Dicabut Izinnya di 2025, Salah Satunya Diduga Terlibat Politik
Selasa, 29 Juli 2025 - 13:30 WIB
loading...
A
A
A
Purbaya mengatakan total pinjaman dalam neraca BPR Dwicahaya Nusaperkasa tercatat mencapai Rp30 miliar. Meski proses pembayaran baru akan dimulai, LPS memastikan dana nasabah akan ditangani sesuai mekanisme yang berlaku.
Menurut Purbaya, salah satu dari dua BPR yang ditutup tahun ini terindikasi melakukan kegiatan politik yang tidak semestinya dilakukan lembaga keuangan.
"Ini menarik, sepertinya satu BPR terlibat dalam aktivitas politik. Tapi ya, ditangkap belum? Belum," ujarnya.
Meski belum mengungkap secara rinci identitas BPR tersebut, LPS menegaskan akan mengusut tuntas keterlibatan pihak-pihak yang menyebabkan kebangkrutan bank.
Purbaya menegaskan, LPS tidak akan segan memproses hukum siapa pun yang terbukti menyalahgunakan fungsi bank demi kepentingan pribadi maupun politik.
"Yang penting, siapapun yang terlibat dalam kegiatan yang membuat bank bangkrut, kita proses secara umum," tegasnya.
Menurut Purbaya, salah satu dari dua BPR yang ditutup tahun ini terindikasi melakukan kegiatan politik yang tidak semestinya dilakukan lembaga keuangan.
"Ini menarik, sepertinya satu BPR terlibat dalam aktivitas politik. Tapi ya, ditangkap belum? Belum," ujarnya.
Meski belum mengungkap secara rinci identitas BPR tersebut, LPS menegaskan akan mengusut tuntas keterlibatan pihak-pihak yang menyebabkan kebangkrutan bank.
Purbaya menegaskan, LPS tidak akan segan memproses hukum siapa pun yang terbukti menyalahgunakan fungsi bank demi kepentingan pribadi maupun politik.
"Yang penting, siapapun yang terlibat dalam kegiatan yang membuat bank bangkrut, kita proses secara umum," tegasnya.
Lihat Juga :