Efek Perang Dagang, Indef Revisi Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI di 2025 Jadi 4,87%

Selasa, 29 Juli 2025 - 17:31 WIB
loading...
Efek Perang Dagang,...
Indef memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2025, berikut beragam pertimbangannya. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Institute for Development of Economics and Finance ( Indef ) baru-baru ini merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2025. Berdasarkan kajian tengah tahun yang telah dilaksanakan, Indef memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 4,87%.

Peneliti Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef, Riza A. Pujarama menjelaskan, bahwa revisi ini dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai dinamika yang terjadi baik di ekonomi domestik maupun global, serta pengaruhnya terhadap Indonesia.

"Indef itu kemarin baru melaksanakan kajian tengah tahun Indef, kita di sana merevisi pertumbuhan ekonomi, capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia proyeksi kita di tahun 2025 dengan mengukur kembali apa-apa yang terjadi baik di ekonomi domestik maupun global dan pengaruhnya pada kita itu nah kita itu merevisi menjadi 4,87 persen," ungkap Riza dalam diskusi publik Indef, Selasa (29/7/2025).

Baca Juga: Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 8%, Indonesia Butuh Investasi Rp13.000 Triliun

Lebih lanjut, Riza juga menyoroti dampak dari perang dagang dan hasil negosiasi tarif Indonesia dengan pemerintahan Donald Trump. Ia menyebutkan bahwa hasil dari diskusi publik mengenai perang dagang yang diadakan beberapa hari lalu menunjukkan adanya pengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi.

"Sementara itu baru beberapa hari yang lalu, minggu yang lalu juga diadakan diskusi publik mengenai perang dagang, hasil negosiasi kita bersama Trump beberapa tarif hasil kita dan itu ada juga pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi itu diperkirakan kita akan menurun 0,031 persen," kata Riza.

Meski demikian, Riza menegaskan, bahwa dampak penurunan akibat perang dagang tersebut masih sejalan dengan proyeksi revisi Indef. "Jadi sebenarnya masih ada di rentang 4,87 persen yang Indef proyeksikan masih sejalan jadi itu tentang pertumbuhan ekonomi Indonesia menurut Indef proyeksinya segitu di tahun 2025," pungkasnya.

Baca Juga: Jaga Ekonomi RI Tumbuh di Sekitar 5%, Sri Mulyani Ungkap Kesiapan APBN 2025

Proyeksi ini menunjukkan bahwa meskipun ada tantangan dari faktor eksternal seperti perang dagang, Indef masih melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran yang relatif stabil pada tahun 2025.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Fuad Bawazier: Isu Ganti...
Fuad Bawazier: Isu Ganti Purbaya bukan Fakta, tapi Perlawanan terhadap Paradigma Baru
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Rekomendasi
Brasil Rajai Daftar...
Brasil Rajai Daftar Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
Berita Terkini
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved