Tarif Baru Trump Bikin Ekonomi Dunia Kehilangan Rp32.690 Triliun

Rabu, 30 Juli 2025 - 15:59 WIB
loading...
Tarif Baru Trump Bikin...
Dampak global dari tarif impor tinggi Presiden AS Donald Trump diperkirakan akan membuat ekonomi dunia kehilangan USD2 triliun atau setara Rp32.690 triliun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Dampak global dari tarif impor tinggi Presiden AS Donald Trump diperkirakan akan membuat ekonomi dunia kehilangan USD2 triliun atau setara Rp32.690 triliun (kurs Rp16.345 per USD) pada tahun 2027 akibat dari munculnya gangguan perdagangan dan investasi. Hal ini diungkapkan dalam laporan terbaru Bloomberg yang dirilis awal pekan kemarin.

Sejak kembali menjabat pada bulan Januari, Trump melanjutkan kebijakan tarif jilid II dengan alasan untuk melindungi produsen AS dan membalikkan defisit perdagangan. Pada bulan April, diperkenalkan tarif Trump 10% secara menyeluruh untuk semua impor dan tarif yang lebih tinggi untuk negara-negara tertentu yang dianggap memiliki praktik perdagangan yang tidak adil.

Selanjutnya AS menangguhkan beberapa tarif, dalam upaya membuka ruang negosiasi perdagangan, meski akan tetap mulai berlaku pada 1 Agustus 2025, mendatang. Kebijakan perdagangan presiden AS ini dinilai memperlambat investasi dan merubah rantai pasokan global.

Baca Juga: Ramalan Bank Dunia: Ekonomi Global Memasuki Dekade Terburuk sejak Tahun 1960-an

Level tarif AS secara keseluruhan kini menjadi yang tertinggi sejak tahun 1930-an, sekitar enam kali lipat dari jabatan pertama Trump menurut Bloomberg. Kebijakan ini diklaim sudah menyebabkan perusahaan membekukan belanja modal, mengalihkan rantai pasokan, dan memangkas margin untuk meredam biaya yang terus meningkat.

"Dampak terhadap perekonomian dunia akan mencapai USD2 triliun pada akhir 2027 dibandingkan dengan jalur sebelum perang dagang," ungkap laporan tersebut.

Secara global, investasi langsung asing yang dianggap kunci untuk pertumbuhan ekonomi jangka panjang, menuju penurunan tahun ini, dimana semakin memperparah pelemehan 11% pada 2024, berdasarkan laporan terbaru dari PBB.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Rekomendasi
Karina Ranau Didorong...
Karina Ranau Didorong Pria hingga Terjatuh Saat Tegur Parkir Motor
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Infografis
Daftar Lengkap 14 Negara...
Daftar Lengkap 14 Negara yang Diancam Tarif Baru Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved