UMKM Kini Bisa Akses AI dengan Pembayaran Rupiah
Kamis, 31 Juli 2025 - 18:15 WIB
loading...
Marketplace kecerdasan buatan (AI) terdesentralisasi, MWX, resmi menjalin kerja sama strategis dengan IDRX, penyedia stablecoin berbasis rupiah. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Marketplace kecerdasan buatan (AI) terdesentralisasi, MWX, resmi menjalin kerja sama strategis dengan IDRX, penyedia stablecoin berbasis rupiah. Kolaborasi tersebut bertujuan untuk mempercepat transformasi digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan mempermudah akses solusi AI serta sistem pembayaran dalam mata uang rupiah.
Melalui kemitraan ini, pelaku UMKM dapat menggunakan berbagai perangkat AI yang tersedia di platform MWX untuk kebutuhan bisnis, mulai dari pemasaran, pengelolaan pelanggan, pencatatan keuangan, hingga pembuatan konten. Seluruh transaksi kini dapat dilakukan menggunakan metode pembayaran yang sudah dikenal luas seperti QRIS, e-wallet, dan transfer bank.
"Kolaborasi ini menjawab dua tantangan utama UMKM dalam adopsi teknologi, yaitu akses terhadap solusi AI dan kemudahan pembayaran," ujar Founder MWX, Yose Rizal dalam pernyataannya, Kamis (31/7).
Baca Juga: AI Marketplace Karya Anak Bangsa Jembatani UMKM Tembus Pasar Global
Dia menambahkan, berbagai perangkat AI yang disediakan MWX, seperti SMEwhiz, LegalWhiz, CreateWhiz, CRMWhiz, dan FinanceWhiz, dikembangkan secara praktis agar langsung bisa digunakan tanpa pelatihan teknis yang rumit. "Kami ingin UMKM bisa langsung merasakan dampak dari teknologi ini dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas," katanya.
Sementara, Co-founder sekaligus CEO IDRX, Nathanael Christian, menyatakan bahwa kehadiran stablecoin berbasis rupiah menjadi penghubung antara ekosistem AI MWX dan ekonomi digital global. "Kami memastikan transaksi berlangsung stabil dan aman, agar pelaku usaha merasa nyaman dalam mengakses teknologi," ujarnya.
MWX dan IDRX menargetkan dapat menjangkau hingga 100.000 UMKM dalam kurun waktu satu tahun ke depan. Untuk mendukung pencapaian ini, keduanya akan meluncurkan kampanye edukasi bertajuk “AI untuk UMKM” serta menyediakan program insentif berupa uji coba gratis bagi UMKM yang telah terverifikasi.
Langkah tersebut dinilai dapat menghapus hambatan adopsi digital di sektor usaha kecil, sekaligus memperluas peluang UMKM untuk naik kelas. Kolaborasi juga diharapkan mampu memperkuat daya saing UMKM di tengah persaingan ekonomi digital yang semakin dinamis.
Menurut Yose, kerja sama dengan IDRX membuka akses teknologi yang selama ini hanya bisa dijangkau oleh perusahaan besar. "Kami ingin membangun jembatan teknologi agar UMKM bisa sejajar dan bersaing secara adil," katanya.
Baca Juga: AI Marketplace Karya Anak Bangsa Jembatani UMKM Tembus Pasar Global
Kemitraan ini juga dinilai selaras dengan agenda nasional untuk mempercepat transformasi digital dan memperkuat struktur ekonomi dari sektor riil. UMKM, sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia, dinilai perlu didorong untuk lebih siap menghadapi era teknologi.
Pendekatan lokal melalui pembayaran rupiah dan platform AI yang user-friendly, MWX dan IDRX optimistis dapat mendorong pemerataan inovasi hingga ke pelosok negeri. Sinergi ini diharapkan menjadi model kolaborasi yang mampu membawa dampak langsung dan berkelanjutan bagi jutaan pelaku UMKM.
Melalui kemitraan ini, pelaku UMKM dapat menggunakan berbagai perangkat AI yang tersedia di platform MWX untuk kebutuhan bisnis, mulai dari pemasaran, pengelolaan pelanggan, pencatatan keuangan, hingga pembuatan konten. Seluruh transaksi kini dapat dilakukan menggunakan metode pembayaran yang sudah dikenal luas seperti QRIS, e-wallet, dan transfer bank.
"Kolaborasi ini menjawab dua tantangan utama UMKM dalam adopsi teknologi, yaitu akses terhadap solusi AI dan kemudahan pembayaran," ujar Founder MWX, Yose Rizal dalam pernyataannya, Kamis (31/7).
Baca Juga: AI Marketplace Karya Anak Bangsa Jembatani UMKM Tembus Pasar Global
Dia menambahkan, berbagai perangkat AI yang disediakan MWX, seperti SMEwhiz, LegalWhiz, CreateWhiz, CRMWhiz, dan FinanceWhiz, dikembangkan secara praktis agar langsung bisa digunakan tanpa pelatihan teknis yang rumit. "Kami ingin UMKM bisa langsung merasakan dampak dari teknologi ini dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas," katanya.
Sementara, Co-founder sekaligus CEO IDRX, Nathanael Christian, menyatakan bahwa kehadiran stablecoin berbasis rupiah menjadi penghubung antara ekosistem AI MWX dan ekonomi digital global. "Kami memastikan transaksi berlangsung stabil dan aman, agar pelaku usaha merasa nyaman dalam mengakses teknologi," ujarnya.
MWX dan IDRX menargetkan dapat menjangkau hingga 100.000 UMKM dalam kurun waktu satu tahun ke depan. Untuk mendukung pencapaian ini, keduanya akan meluncurkan kampanye edukasi bertajuk “AI untuk UMKM” serta menyediakan program insentif berupa uji coba gratis bagi UMKM yang telah terverifikasi.
Langkah tersebut dinilai dapat menghapus hambatan adopsi digital di sektor usaha kecil, sekaligus memperluas peluang UMKM untuk naik kelas. Kolaborasi juga diharapkan mampu memperkuat daya saing UMKM di tengah persaingan ekonomi digital yang semakin dinamis.
Menurut Yose, kerja sama dengan IDRX membuka akses teknologi yang selama ini hanya bisa dijangkau oleh perusahaan besar. "Kami ingin membangun jembatan teknologi agar UMKM bisa sejajar dan bersaing secara adil," katanya.
Baca Juga: AI Marketplace Karya Anak Bangsa Jembatani UMKM Tembus Pasar Global
Kemitraan ini juga dinilai selaras dengan agenda nasional untuk mempercepat transformasi digital dan memperkuat struktur ekonomi dari sektor riil. UMKM, sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia, dinilai perlu didorong untuk lebih siap menghadapi era teknologi.
Pendekatan lokal melalui pembayaran rupiah dan platform AI yang user-friendly, MWX dan IDRX optimistis dapat mendorong pemerataan inovasi hingga ke pelosok negeri. Sinergi ini diharapkan menjadi model kolaborasi yang mampu membawa dampak langsung dan berkelanjutan bagi jutaan pelaku UMKM.
(nng)
Lihat Juga :