Tuntun Sekuritas dan Makmur Perluas Akses Investasi Reksa Dana Terintegrasi

Sabtu, 02 Agustus 2025 - 21:25 WIB
loading...
Tuntun Sekuritas dan...
PT Tuntun Sekuritas Indonesia menjalin kemitraan strategis dengan PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) untuk menghadirkan layanan investasi reksa dana secara terintegrasi. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Tuntun Sekuritas Indonesia menjalin kemitraan strategis dengan PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) untuk menghadirkan layanan investasi reksa dana secara terintegrasi dalam aplikasi Tuntun. Kolaborasi ini menandai komitmen kedua perusahaan dalam memperluas akses investasi berbasis teknologi kepada masyarakat.

Melalui kemitraan tersebut, pengguna aplikasi Tuntun kini dapat membeli dan mengelola produk reksa dana yang disediakan oleh Makmur secara langsung. Fitur ini telah tersedia sejak 11 Juli 2025 dan diperkenalkan secara resmi pada 1 Agustus 2025 dalam seremoni penandatanganan kerja sama yang dihadiri jajaran eksekutif dari kedua perusahaan.

Direktur PT Tuntun Sekuritas Indonesia Ricki Juliandi menyebut kerja sama ini sejalan dengan strategi digitalisasi perusahaan. “Dengan teknologi Makmur, pengguna dapat berinvestasi langsung melalui aplikasi dengan dukungan data, insight, dan edukasi yang mudah dipahami,” ujar dia dalam pernyataannya, Sabtu (2/8).

Baca Juga: Saham-saham Konglomerat Topang Penguatan IHSG ke 7.500, BEI Buka Suara

CEO Makmur, Sander Parawira, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menawarkan solusi efisien bagi mitra yang ingin menghadirkan layanan reksa dana tanpa harus membangun infrastruktur dari awal. Ia menegaskan, Makmur berkomitmen menyediakan sistem teknologi dengan standar keamanan tinggi, termasuk sertifikasi ISO 27001:2022.

Skema kemitraan ini menggunakan pola gerai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), yang memungkinkan layanan investasi berjalan aman dan mudah dalam satu aplikasi. Chief Investment Officer Makmur, Stefanus Dennis Winarto, berharap sinergi ini dapat mendorong pertumbuhan investor reksa dana (SID) dan peningkatan nilai kelolaan (AUM) secara nasional.

Kolaborasi ini juga mendapat dukungan dari Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI). Salah satu Ketua APEI, Prama Nugraha, menilai kemitraan ini sebagai langkah konkret dalam mendorong transformasi digital pasar modal. "Inisiatif ini membuka akses luas bagi investor pemula maupun profesional," kata Prama.

Baca Juga: IHSG Berakhir Kokoh di Level 7.617, Transaksi Sentuh Rp13,70 Triliun

Ia menambahkan, tren digitalisasi telah mengubah cara masyarakat berinvestasi, dan kolaborasi seperti Tuntun dan Makmur mencerminkan sinergi ideal dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.

Ke depan, kedua perusahaan akan terus mengembangkan fitur lanjutan, menambah produk reksa dana berkualitas, serta meningkatkan edukasi investor lintas segmen. Inisiatif ini diharapkan memperkuat pertumbuhan inklusi keuangan nasional secara menyeluruh.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Suka Takut Minum Vitamin...
Suka Takut Minum Vitamin C Karena Bikin Lambung Perih? Ini Penjelasannya
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Berita Terkini
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved