Penasihat Perdagangan AS: Tarif Trump Hampir Pasti Tak Akan Berubah Lagi

Senin, 04 Agustus 2025 - 22:00 WIB
loading...
A A A
Pemerintah AS menyatakan bahwa tujuan dari kebijakan ini bukan hanya ekonomi, melainkan juga geopolitik. "Beberapa negara memang ingin berdialog lebih jauh, tetapi kami merasa bentuk akhir dari rencana tarif presiden sudah tergambar jelas," tambah Greer.

Salah satu negara yang terdampak signifikan adalah Brasil. Negeri itu dikenai tarif hingga 50 persen atas sejumlah produk ekspor ke AS. Namun, produk strategis seperti pesawat dan jus jeruk masih dikecualikan.

Trump secara terbuka menyatakan bahwa kebijakan tarif terhadap Brasil juga berkaitan dengan posisi politiknya terhadap mantan Presiden Brasil, Jair Bolsonaro. Bolsonaro saat ini sedang menghadapi penyelidikan atas dugaan keterlibatannya dalam rencana kudeta. Trump menyebut kasus tersebut sebagai "perburuan penyihir".

Menurut Greer, tidak aneh bila Trump memanfaatkan tarif sebagai alat tekanan politik luar negeri. "Presiden telah menyaksikan penyalahgunaan hukum dan demokrasi di Brasil, dan menilai tarif sebagai respons yang layak," katanya.

Baca Juga: Rusia Jadikan Ukraina Kelinci Percobaan untuk Bom Luncur Maut UMPB-5
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Rekomendasi
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Infografis
Daftar Lengkap 14 Negara...
Daftar Lengkap 14 Negara yang Diancam Tarif Baru Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved