Trump Kerek Tarif Impor 50%, Hubungan AS-India di Titik Terburuk
Kamis, 07 Agustus 2025 - 21:04 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintah India dalam pernyataan resminya menyebut kebijakan tarif tersebut sebagai "tidak adil, tidak beralasan, dan tidak masuk akal". India menegaskan bahwa kebijakan pembelian minyak dari Rusia didasarkan pada kebutuhan mendesak untuk memenuhi konsumsi energi dalam negeri.
Namun demikian, India juga berusaha menjaga wibawa di kancah global. "India tidak ingin terlihat lemah. Negara ini akan tetap menjadikan keamanan nasional sebagai pijakan utama dalam kebijakan luar negerinya," ujar Aamer.
Robert Rogowsky, profesor perdagangan internasional di Middlebury Institute of International Studies, memprediksi akan muncul upaya diplomasi kreatif dalam waktu dekat untuk memperbaiki relasi kedua negara. "Kedua pihak akan berusaha menambal keretakan ini melalui diplomasi yang cermat," ujarnya.
Namun demikian, India juga berusaha menjaga wibawa di kancah global. "India tidak ingin terlihat lemah. Negara ini akan tetap menjadikan keamanan nasional sebagai pijakan utama dalam kebijakan luar negerinya," ujar Aamer.
Robert Rogowsky, profesor perdagangan internasional di Middlebury Institute of International Studies, memprediksi akan muncul upaya diplomasi kreatif dalam waktu dekat untuk memperbaiki relasi kedua negara. "Kedua pihak akan berusaha menambal keretakan ini melalui diplomasi yang cermat," ujarnya.
(nng)
Lihat Juga :