Jepang Sebut Trump Menyesali Kesalahan dalam Perintah Kebijakan Tarif

Jum'at, 08 Agustus 2025 - 21:29 WIB
loading...
Jepang Sebut Trump Menyesali...
Pemerintah Jepang menyebut Presiden AS Donald Trump menyesali kekeliruan dalam perintah kebijakan tarif. FOTO/iStock
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Jepang menyebut Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menyadari dan menyesali kekeliruan dalam perintah kebijakan tarif terhadap produk asal Jepang, yang sebelumnya memicu ketegangan dagang antara kedua negara.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Negosiator Perdagangan Jepang, Ryosei Akazawa, usai pertemuan bilateral dengan para pejabat Amerika Serikat di Washington, Kamis (7/8). Menurut Akazawa, pemerintahan Trump telah menyatakan komitmennya untuk memperbaiki kesalahan administratif tersebut.

"Pemerintah AS mengakui bahwa terjadi kesalahan yang sangat disesalkan dalam penerbitan perintah eksekutif terkait tarif. Mereka berjanji untuk tidak melanjutkan skema tarif ganda dan akan mengembalikan kelebihan pungutan yang telah terjadi," ujar Akazawa kepada media Jepang dikutip dari Forbes, Jumat (8/8).

Baca Juga: Indonesia Masih Nego Tarif Trump, Minta Komoditas Kopi hingga Nikel Bebas Tarif ke AS

Kesalahan itu berawal dari perintah eksekutif AS pada 31 Juli yang menetapkan tarif baru tanpa mengacu secara tepat pada kesepakatan dagang yang telah dicapai sebelumnya. Akibatnya, tarif sejumlah produk Jepang, seperti daging sapi, melonjak dari 26,4 persen menjadi 41,4 persen.

Dalam negosiasi sebelumnya, Jepang meyakini telah mencapai kesepakatan dengan AS berupa tarif tetap sebesar 15 persen bagi semua produk ekspor Jepang. Sebagai imbalannya, Jepang menjanjikan investasi ratusan miliar dolar AS serta pembukaan akses pasar yang lebih luas untuk produk Amerika.

Selain soal produk pangan, Akazawa juga mengungkap bahwa dalam pertemuan tersebut AS sepakat menurunkan tarif mobil asal Jepang dari 27,5 persen menjadi 15 persen, sebagaimana tercantum dalam kesepakatan awal kedua negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Rekomendasi
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
Apple Kehilangan USD300...
Apple Kehilangan USD300 Miliar Akibat Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved