Rachmat Gobel Pimpin Indonesia–Japan Executive Dialogue 2025: Perkuat Peluang Investasi

Sabtu, 09 Agustus 2025 - 16:59 WIB
loading...
Rachmat Gobel Pimpin...
Forum Indonesia–Japan Executive Dialogue 2025, digerakkan oleh Rachmat Gobel, Presiden Perhimpunan Persahabatan Indonesia–Jepang (PPIJ), yang telah puluhan tahun menjadi mitra terpercaya Jepang di Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Jepang telah menjadi salah satu mitra strategis investasi utama Indonesia selama hampir tujuh dekade, dengan catatan konsisten berada di jajaran atas negara investor asing. Tercatat sepanjang periode 2010-2024 nilai kumulatif realisasi investasi Jepang menempati peringkat kedua sebagai negara mitra investasi Indonesia dengan angka persentase rata-rata tumbuh (growth) diatas 20% (2010-2024).

Hal tersebut mencerminkan komitmen jangka panjangnya dalam memperkuat sektor industri, infrastruktur strategis, pengembangan teknologi, manufaktur Indonesia, hubungan diplomatik dan dukungan multilateral. Kemitraan Indonesia–Jepang terus menunjukkan konsistensi dan kedalaman hubungan melalui serangkaian kerja sama konkret serta dialog tingkat tinggi yang dilandasi kepercayaan, komitmen jangka panjang, dan kesamaan nilai.

Pada tahun 2020, Perdana Menteri Yoshihide Suga memilih Indonesia sebagai tujuan kunjungan luar negeri pertamanya setelah dilantik. Tradisi ini berlanjut dengan kunjungan Perdana Menteri Fumio Kishida ke Indonesia pada tahun 2022, yang menegaskan kesinambungan hubungan erat di tengah dinamika global.

Baca Juga: 65 Tahun Indonesia-Jepang: Perkuat Kerja Sama Transisi Energi

Komitmen ini kembali ditegaskan oleh Perdana Menteri Shigeru Ishiba, yang menjadikan Indonesia sebagai negara pertama dalam kunjungan bilateral resminya pada Januari 2025. Dalam pertemuan bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Bogor, keduanya membahas berbagai bentuk kerja sama strategis, mulai dari pertahanan, energi terbarukan, pertanian, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Dari sisi Indonesia, sinyal positif juga ditunjukkan melalui diplomasi ekonomi aktif. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, melakukan kunjungan kerja ke Jepang pada Juli 2025 untuk memperkuat kembali kepercayaan investor, serta mendorong kemitraan baru di sektor manufaktur, energi hijau, dan infrastruktur strategis.

Dalam laporan resmi JBIC (Japan Bank for International Cooperation) Edisi Juli 2025, Survei Tahunan JBIC Tahun Fiskal 2024 mengenai Operasi Bisnis Luar Negeri Perusahaan Jepang menyatakan bahwa Indonesia menempati peringkat ke-4 sebagai negara paling menjanjikan untuk pengembangan bisnis dalam jangka menengah (tiga tahun ke depan). Faktor pendukungnya meliputi: pasar domestik terbesar di ASEAN dengan hampir 280 juta jiwa, kedekatan geografis dengan Jepang, pertumbuhan ekonomi stabil yang ditopang infrastruktur dan digitalisasi, biaya produksi kompetitif, peluang transisi energi, serta bonus demografi hingga 2045.

Meski demikian, berdasarkan data resmi Kementerian Investasi/BKPM, realisasi investasi Jepang di Indonesia pada tahun 2024 tercatat sebesar USD3,46 miliar, turun sekitar 24,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini menjadi momentum strategis untuk mengintensifkan kembali kemitraan melalui kolaborasi yang lebih terarah dan jangka panjang.

Forum untuk Menyatukan Visi dan Peluang

Di tengah momentum tersebut, Indonesia–Japan Executive Dialogue 2025 hadir sebagai forum kepemimpinan tingkat tinggi untuk mempertemukan pemangku kepentingan dari sektor publik dan swasta, membahas peluang investasi, memperkuat kemitraan lintas sektor, dan membangun masa depan yang berkelanjutan.

Forum ini yang diselenggarakan pada 6 Agustus 2025, digerakkan oleh Rachmat Gobel, Presiden Perhimpunan Persahabatan Indonesia–Jepang (PPIJ), yang telah puluhan tahun menjadi mitra terpercaya Jepang di Indonesia. Acara ini dihadiri oleh pimpinan eksekutif tingkat atas lebih dari 55 perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia, memperkuat kredibilitas forum ini sebagai ruang dialog strategis antara dunia usaha dan pemerintah kedua negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
Rachmat Gobel Meninggal...
Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Menaker: Figur Teladan dalam Mengelola Perusahaan
Mengenang Rachmat Gobel,...
Mengenang Rachmat Gobel, Zulkifli Hasan: Indonesia Kehilangan Sosok Pejuang
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Investor Mulai Investasi Reksa Dana lewat Promo Bonus Unit Penyertaan 100%
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
Di Tengah Tren Trading,...
Di Tengah Tren Trading, Aplikasi Berizin dan Regulasi Kian Penting Lindungi Investor
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
Prosesi Militer Iringi...
Prosesi Militer Iringi Pemakaman Rachmat Gobel di TMP Kalibata
Melayat ke Rumah Duka,...
Melayat ke Rumah Duka, Jokowi Kenang Rachmat Gobel sebagai Pribadi yang Baik dan Pekerja Keras
Rekomendasi
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
Datang Melayat, Bedu...
Datang Melayat, Bedu Ungkap Kenangan Terakhir Bersama Temon
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Resmi Ditutup, Airlangga Hartarto: Ini Bagian Silaturahmi Lingkungan Pasar Modal
Berita Terkini
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved