Jelang Batas Akhir, Penyaluran BSU di Kantorpos Jakarta Centrum Capai 80%
Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:40 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Salurkan BSU di Batam, Pos Indonesia Layani Ratusan Penerima per Hari
Penerima lainnya, Syahroni, menuturkan langkah awal pencairan adalah mengecek status melalui aplikasi Pospay. "Kalau dapat barcode, baru bisa ambil BSU," jelasnya. Bantuan yang diterimanya akan digunakan membeli kebutuhan rumah tangga dan susu anak.
Para penerima berharap BSU tetap berlanjut di tahun-tahun berikutnya. Mereka juga meminta pihak pos lebih aktif mengonfirmasi penerima yang belum hadir. Sementara Andi Rosa mengimbau masyarakat segera mengecek status penerimaan melalui aplikasi Pospay atau kanal resmi Kementerian Ketenagakerjaan. "Kalau ada kendala, hubungi Halo Pos di 161. Kami siap jemput bola," tegasnya.
Program BSU 2025 mensyaratkan penerima adalah WNI dengan NIK valid, peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan per 30 April 2025, berpenghasilan maksimal Rp3,5 juta, bukan ASN/TNI/Polri, dan tidak sedang menerima PKH. Di balik angka jutaan penerima, ada kisah sederhana tentang bagaimana Rp600 ribu menjadi penopang tambahan bagi keluarga pekerja dari membeli susu anak hingga membayar biaya sekolah.
Penerima lainnya, Syahroni, menuturkan langkah awal pencairan adalah mengecek status melalui aplikasi Pospay. "Kalau dapat barcode, baru bisa ambil BSU," jelasnya. Bantuan yang diterimanya akan digunakan membeli kebutuhan rumah tangga dan susu anak.
Para penerima berharap BSU tetap berlanjut di tahun-tahun berikutnya. Mereka juga meminta pihak pos lebih aktif mengonfirmasi penerima yang belum hadir. Sementara Andi Rosa mengimbau masyarakat segera mengecek status penerimaan melalui aplikasi Pospay atau kanal resmi Kementerian Ketenagakerjaan. "Kalau ada kendala, hubungi Halo Pos di 161. Kami siap jemput bola," tegasnya.
Program BSU 2025 mensyaratkan penerima adalah WNI dengan NIK valid, peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan per 30 April 2025, berpenghasilan maksimal Rp3,5 juta, bukan ASN/TNI/Polri, dan tidak sedang menerima PKH. Di balik angka jutaan penerima, ada kisah sederhana tentang bagaimana Rp600 ribu menjadi penopang tambahan bagi keluarga pekerja dari membeli susu anak hingga membayar biaya sekolah.
(nng)
Lihat Juga :