Harta Kekayaan Warsubi, Bupati Jombang yang Tega Kerek Pajak Rakyatnya Sampai 400%

Kamis, 14 Agustus 2025 - 14:51 WIB
loading...
Harta Kekayaan Warsubi,...
Bupati Jombang periode 2025-2030, Warsubi. FOTO/Instagram
A A A
JAKARTA - Bupati Jombang periode 2025-2030, Warsubi, mendadak menjadi perhatian masyarakat menyusul fakta bahwa ia tercatat sebagai salah satu kepala daerah terkaya di Jawa Timur. Harta kekayaan Warsubi mencapai sekitar Rp 58,6 miliar, namun masa awal kepemimpinannya langsung diwarnai kontroversi akibat kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang melonjak hingga hampir 400% di wilayahnya.

Berdasarkan data pelaporan harta kekayaan yang disampaikan Warsubi pada 27 Agustus 2024, saat mencalonkan diri sebagai kepala daerah, mayoritas hartanya bersumber dari kas dan setara kas yang mencapai Rp 47,3 miliar. Selain itu, ia juga memiliki aset tanah dan bangunan senilai Rp 9,41 miliar. Properti-properti tersebut tersebar di beberapa lokasi di Jombang dengan luas dan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang bervariasi.

Baca Juga: Anis Syok Tagihan Pajak Naik 800 Persen, Ini Respons Bapenda Jombang

Warsubi juga tercatat memiliki kendaraan dan mesin senilai Rp 1,75 miliar, termasuk satu unit mobil Hummer tipe H26.0L4WDAT produksi tahun 2005. Tak hanya itu, harta bergerak lainnya yang dimiliki Warsubi mencapai Rp 132,5 juta. Sebelum terjun ke dunia politik sebagai bupati, Warsubi dikenal sebagai seorang pengusaha sukses di sektor pemotongan dan produksi daging ayam di desanya, Mojokrapak.

Dengan total kekayaan yang fantastis tersebut, Warsubi menempati posisi bupati terkaya ketiga di Jawa Timur. Ia berada di bawah Bupati Sidoarjo, Subandi, dan Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, dalam daftar kepala daerah dengan aset terbanyak di provinsi tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Momentum Jakarta Fair,...
Momentum Jakarta Fair, Bapenda DKI Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Menkeu Purbaya Pastikan...
Menkeu Purbaya Pastikan Skema Pajak DSI Berlaku Normal
Warga Jakarta Bisa Nikmati...
Warga Jakarta Bisa Nikmati Pembebasan PBB-P2 100%, Ini Kriterianya
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Rekomendasi
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Berita Terkini
Sah! Potongan Komisi...
Sah! Potongan Komisi Ojol Jadi 8% per Juli 2026, Aplikator Sudah Sepakat
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Kekayaan RI Keluar Sebabkan...
Kekayaan RI Keluar Sebabkan Rupiah Melemah, Prabowo Analogikan seperti Tubuh Kehabisan Darah
Infografis
Ada yang sampai 10 Ribu,...
Ada yang sampai 10 Ribu, Berikut Hewan yang Punya Banyak Mata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved