Trump Halangi India Membeli Minyak Rusia, Moskow Punya Cara Membalas

Jum'at, 15 Agustus 2025 - 08:11 WIB
loading...
Trump Halangi India...
Permintaan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kepada India untuk menghentikan impor minyak Rusia dapat mengancam miliaran dolar pendapatan Rusia, bagaimana Moskow membalas?. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Permintaan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kepada India untuk menghentikan impor minyak Rusia dapat mengancam miliaran dolar pendapatan Rusia. Hal ini bisa memicu aksi balasan Moskow dengan menghentikan pipa minyak besar yang dipimpin AS, dan berpotensi menyebabkan krisis pasokan global baru.

India seperti diketahui merupakan importir minyak mentah terbesar ketiga di dunia, dan telah menjadi pembeli terbesar minyak Rusia sejak 2022. India terpantau membeli minyak Rusia hingga 2 juta barel per hari, yang mencakup 2% dari pasokan global. Pembeli utama lainnya adalah China dan Turki.

Baca Juga: 9 Jalur Pipa Gas dan Minyak Mentah Terpenting di Dunia, Siapa Penguasanya?

Rute India menjadi sangat penting bagi Kremlin sehingga jika terganggu, hal itu bisa mendorongnya untuk membalas dengan menutup pipa CPC dari Kazakhstan, tempat di mana perusahaan minyak besar AS, Chevron dan Exxon, memiliki saham terbesar. "Rusia tidak tanpa kekuatan," kata bank AS, JP Morgan.

Trump mengancam bakal menjatuhkan tarif hingga 100% pada negara-negara yang membeli minyak Rusia kecuali Moskow mencapai kesepakatan damai dengan Ukraina, meski hingga pertengahan Agustus belum juga tercapai. Sementara itu tarif India ditetapkan 50% yang sudah mulai berlaku.

Relaksasi

India baru sejak 2022 mulai membeli minyak dalam jumlah besar dari Rusia, yakni eksportir minyak terbesar kedua di dunia. Pergeseran yang membuat India menjadi importir utama minyak Rusia setelah Eropa, mantan klien utama Rusia, memberlakukan larangan terhadap minyak Rusia akibat invasi militernya di Ukraina.

Perusahaan raksasa minyak Rusia, Rosneft memiliki saham besar di salah satu kilang minyak terbesar di India. Saat ini, India bergantung 35% pada impor minyak Rusia senilai USD50,2 miliar pada tahun anggaran 2024-2025, menurut data pemerintah India.

"Memutus aliran ini akan membutuhkan penyesuaian besar-besaran terhadap aliran perdagangan," kata Aldo Spanjer dari BNP Paribas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Dulu Diperebutkan hingga...
Dulu Diperebutkan hingga Rp1,6 Juta per Barel, Kini Minyak Dunia Malah Mencari Pembeli
Daftar 7 Negara OPEC+...
Daftar 7 Negara OPEC+ yang Buka Keran Minyak, Intip Angkanya
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
Menpar: Prambanan Jadi...
Menpar: Prambanan Jadi Jembatan Pariwisata Budaya dan Spiritual Indonesia-India
Prabowo Beri Pelukan...
Prabowo Beri Pelukan Hangat Modi, Antar Kepulangan di Bandara YIA
Prabowo dan Modi Resmikan...
Prabowo dan Modi Resmikan Kerja Sama Indonesia-India untuk Konservasi Candi Prambanan
Rekomendasi
KPU Kaji E-Voting, Partai...
KPU Kaji E-Voting, Partai Perindo Ingatkan Kesiapan Sistem Jadi Penentu
Keamanan Diperketat...
Keamanan Diperketat Jelang Duel Panas Inggris vs Argentina
Kaposwil Satgas PRR...
Kaposwil Satgas PRR Aceh Minta BPBD Percepat Pembangunan Huntap
Berita Terkini
Sokong Mandatori B50...
Sokong Mandatori B50 Diproyeksi Butuh Anggaran Rp32,3 T, BPDP Beri Garansi Kesiapan Dana
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
TUKS Petrokimia Gresik...
TUKS Petrokimia Gresik Raih Predikat Pelabuhan Terbaik Nasional
Siap-siap Pendaftaran...
Siap-siap Pendaftaran Peserta Magang Nasional Angkatan II Dibuka Mulai 16 Juli
Harga Serat Naik, Pemilik...
Harga Serat Naik, Pemilik Brand Lokal Mulai Menghitung Ulang Pilihan Kainnya
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved