Hadapi Tekanan Ganda, Perang Dagang Hantam Jantung Ekonomi China
Minggu, 17 Agustus 2025 - 21:39 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Langka, Jet Tempur Siluman F-35 dan F-22 AS Mengawal Putin Pulang
Selain China, India juga turut terdampak oleh kebijakan tarif AS. Perdana Menteri Narendra Modi, dalam pidato Hari Kemerdekaan dari Benteng Merah, menyerukan kemandirian ekonomi. Ia menargetkan India mampu memproduksi sendiri berbagai kebutuhan strategis, mulai dari pupuk hingga mesin jet dan baterai kendaraan listrik.
"Petani, nelayan, dan peternak adalah prioritas utama kami," tegas Modi. Tarif AS terhadap India diperkirakan akan mencapai 50% pada akhir Agustus, sehingga mendorong pemerintah New Delhi mempercepat agenda substitusi impor.
Kondisi ini menunjukkan dampak kebijakan proteksionis AS merambat ke banyak negara, memicu penyesuaian strategi ekonomi di berbagai belahan dunia. Bagi China, tantangannya kini adalah mengembalikan kepercayaan konsumen dan investor di tengah tekanan domestik dan eksternal yang belum mereda.
Selain China, India juga turut terdampak oleh kebijakan tarif AS. Perdana Menteri Narendra Modi, dalam pidato Hari Kemerdekaan dari Benteng Merah, menyerukan kemandirian ekonomi. Ia menargetkan India mampu memproduksi sendiri berbagai kebutuhan strategis, mulai dari pupuk hingga mesin jet dan baterai kendaraan listrik.
"Petani, nelayan, dan peternak adalah prioritas utama kami," tegas Modi. Tarif AS terhadap India diperkirakan akan mencapai 50% pada akhir Agustus, sehingga mendorong pemerintah New Delhi mempercepat agenda substitusi impor.
Kondisi ini menunjukkan dampak kebijakan proteksionis AS merambat ke banyak negara, memicu penyesuaian strategi ekonomi di berbagai belahan dunia. Bagi China, tantangannya kini adalah mengembalikan kepercayaan konsumen dan investor di tengah tekanan domestik dan eksternal yang belum mereda.
(nng)
Lihat Juga :