Produsen Mobil Listrik Bisa Lega, Ekspor Magnet Tanah Jarang China Tembus Level Tertinggi 6 Bulan

Kamis, 21 Agustus 2025 - 05:46 WIB
loading...
Produsen Mobil Listrik...
Ekspor magnet tanah jarang (rare earth) China kembali pulih dan mencapai level tertinggi dalam enam bulan pada bulan Juli 2025. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ekspor magnet tanah jarang (rare earth) China kembali pulih dan mencapai level tertinggi dalam enam bulan pada bulan Juli 2025. Hal ini menunjukkan aliran perdagangan mineral krusial yang penting untuk kendaraan listrik telah kembali ke level sebelum Beijing memberlakukan pembatasan ekspor.

Ekspor dari pemasok magnet rare earth terbesar di dunia meningkat hampir 75% dari bulan Juni mencapai titik tertinggi untuk satu bulan sejak Januari sebesar 5.577 ton metrik bulan lalu. Angka tersebut berdasarkan data resmi dari Administrasi Umum Bea Cukai.

Volume ekspor pada bulan Juli, sejalan dengan ekspektasi analis yang memperkirakan 5,7% lebih tinggi dibandingkan dengan 5.278 ton yang dikirim pada bulan yang sama tahun lalu. Baca Juga: Prabowo Bersyukur Indonesia Berlimpah Tanah Jarang, Target Ekonomi RI Empat Besar Dunia

Pemulihan yang terus berlanjut dalam ekspor terjadi setelah Beijing menyetujui serangkaian kesepakatan dengan Amerika Serikat (AS) dan Eropa untuk meningkatkan pengiriman dan melonggarkan kontrol ekspor yang diberlakukan pada bulan April sebagai tindakan balasan terhadap tarif AS.

Pengiriman produk rare earth sempat turun tajam di bulan April dan Mei akibat proses persetujuan yang panjang untuk mendapatkan lisensi ekspor. Kondisi ini yang mengganggu rantai pasokan global dan memaksa beberapa produsen mobil di luar China menghentikan sebagian produksi akibat kekurangan bahan baku tanah jarang.

Diketahui Jerman tetap menjadi tujuan ekspor nomor 1 dengan volume 1.116 ton, meningkat 46% dari bulan sebelumnya. Pengiriman keluar ke Amerika Serikat bulan lalu juga meloncat 75,5% dari bulan sebelumnya menjadi 619 ton, 4,8% lebih tinggi dibandingkan bulan yang sama tahun 2024.

Baca Juga: Ekspor 2 Mineral Kritis China Turun Drastis saat Logam Tanah Jarang Rebound

Dalam tujuh bulan pertama tahun 2025, ekspor magnet tanah jarang China secara total mencapai 27.897 ton, dengan penurunan tahunan menyempit menjadi 15% dari 18,9% untuk paruh pertama.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Rekomendasi
Berangkat Umrah, Ruben...
Berangkat Umrah, Ruben Onsu Serahkan Semua Masalah dalam Doa di Depan Ka'bah
Suka Microdrama Singkat?...
Suka Microdrama Singkat? Intip Sinopsis Don’t Hurt Me, Daddy, Mommy’s Leaving di V+Short
Amalan Hari Asyura 10...
Amalan Hari Asyura 10 Muharram: Puasa Asyura, Sedekah, dan Meluaskan Rezeki Keluarga
Berita Terkini
Dasco: InsyaAllah Pemadaman...
Dasco: InsyaAllah Pemadaman Listrik Tak Terjadi Lagi Pekan Ini
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
IHSG Siang Anjlok 1,29%...
IHSG Siang Anjlok 1,29% ke 6.037, Sektor Keuangan dan Energi Jadi Pemberat
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Infografis
AS Berebut Logam Tanah...
AS Berebut Logam Tanah Jarang dengan China Demi Jet Tempur F-35
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved