Ketahanan Energi Masuk Program Prioritas, DEN: Tren Produksi Migas Sudah On Track
Jum'at, 22 Agustus 2025 - 18:41 WIB
loading...
A
A
A
Untuk mendukung target tersebut, SKK Migas telah menyiapkan sejumlah strategi, mulai dari eksplorasi cadangan baru, reaktivasi sumur-sumur tua, hingga penerapan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR).
"Meskipun hasil dari sumur tua kecil-kecil, kalau jumlahnya banyak maka hasilnya signifikan," ujar Abadi.
Presiden Prabowo sebelumnya juga menyinggung besarnya beban impor migas Indonesia yang mencapai USD40 miliar atau sekitar Rp650 triliun per tahun. Ia menekankan pentingnya mengurangi ketergantungan impor demi memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
Direktur Eksekutif Center for Energy Security Studies (CESS), Ali Ahmudi Achyak menegaskan, bahwa transisi energi harus memperhatikan realitas. Menurutnya energi fosil masih menyumbang lebih dari 80% bauran energi nasional, sehingga peran hulu migas tidak bisa dikesampingkan.
"Transisi energi harus berjalan mulus dengan mengombinasikan fosil dan energi terbarukan secara bertahap. Peningkatan produksi hulu migas juga penting untuk mengurangi ketergantungan impor," jelas Ali.
Baca Juga: Menghidupkan Kembali Semangat Pertamina untuk Indonesia Berdaulat Energi
"Meskipun hasil dari sumur tua kecil-kecil, kalau jumlahnya banyak maka hasilnya signifikan," ujar Abadi.
Presiden Prabowo sebelumnya juga menyinggung besarnya beban impor migas Indonesia yang mencapai USD40 miliar atau sekitar Rp650 triliun per tahun. Ia menekankan pentingnya mengurangi ketergantungan impor demi memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
Direktur Eksekutif Center for Energy Security Studies (CESS), Ali Ahmudi Achyak menegaskan, bahwa transisi energi harus memperhatikan realitas. Menurutnya energi fosil masih menyumbang lebih dari 80% bauran energi nasional, sehingga peran hulu migas tidak bisa dikesampingkan.
"Transisi energi harus berjalan mulus dengan mengombinasikan fosil dan energi terbarukan secara bertahap. Peningkatan produksi hulu migas juga penting untuk mengurangi ketergantungan impor," jelas Ali.
Baca Juga: Menghidupkan Kembali Semangat Pertamina untuk Indonesia Berdaulat Energi
Lihat Juga :