IHSG Bisa Terkoreksi Lagi, Investor Disarankan Wait and See

Jum'at, 11 September 2020 - 10:10 WIB
loading...
IHSG Bisa Terkoreksi...
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi cukup dalam pada perdagangan kemarin. IHSG ditutup melemah 257,91 poin atau 5,01 persen ke 4.891.

Direktur PT Indovesta Utama Mandiri, Rivan Kurniawan menilai, dengan koreksi yang dialami IHSG menunjukkan bahwa indeks masih dalam kategori koreksi sehat.

"Sejauh ini memang masih koreksi sehat, dengan sentimen ini adalah sentimen yang cukup kuat dan mungkin saya melihat beberapa waktu ke depan bisa saja IHSG akan kembali terkoreksi," ujar Rivan dalam acara Market Opening IDX Channel, Jumat (11/9/2020). (Baca juga: Manfaatkan Momentum dari Pelemahan IHSG, Yuk Borong Saham )

Karena masih ada peluang koreksi kembali, Rivan menyarankan kepada para investor untuk menunggu dan melihat (wait and see) kinerja pasar saham terlebih dahulu sebelum memutuskan membeli saham. "Alangkah baiknya investor juga cenderung untuk wait and see melihat sampai market kembali stabil," kata dia.

Selain itu, dia juga menyebut dengan IHSG terkoreksi ini merupakan sesuatu hal yang dibutuhkan. Karena, setelah mengalami penurunan yang cukup dalam selama Maret 2020, IHSG cenderung bergerak meningkat selama lima bulan setelahnya. (Baca juga: Manjakan Investor Asing Ditentang, Menko Luhut: Emang Gue Pikirin )

"Memang perjalanannya sudah cukup panjang apalagi ditambah dengan adanya pemberlakuan PSBB ini jadi momentum IHSG mungkin sudah waktunya koreksi. Saya rasa ini memang sudah perlu koreksi karena sudah 5 bulan meningkat terus," ucapnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
Rekomendasi
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved