Wujudkan Desa Berdaya Saing melalui Pelatihan Budidaya Kambing dan Domba

Kamis, 28 Agustus 2025 - 15:17 WIB
loading...
Wujudkan Desa Berdaya...
Foto: Doc. Istimewa
A A A
PERURI hadir langsung di tengah masyarakat untuk membuka peluang kemandirian ekonomi desa melalui Program Pelatihan Budidaya Kambing dan Domba. Kali ini, PERURI berkolaborasi dengan Wiradesa Group dan Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk menyelenggarakan pelatihan budidaya kambing dan domba di Desa Jatimulyo, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada Minggu (24/8).

Pelatihan ini menghadirkan pakar peternakan, Dr. Panjono dari Fakultas Peternakan UGM, yang memberikan pendampingan praktis kepada masyarakat desa. Materi yang disampaikan mencakup pemilihan bibit unggul, kesehatan dan pakan ternak, pengelolaan kandang, hingga pencatatan usaha ternak secara profesional.

Pelatihan budidaya kambing dan domba ini bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis agar mampu mengelola usaha ternak secara profesional, efisien, dan berkelanjutan. Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya siap menjawab tingginya kebutuhan pasar, tetapi juga dibentuk menjadi wirausaha tangguh yang berlandaskan semangat, perencanaan matang, kerjasama, dan doa.

Aris Wibowo, selaku Penanggung Jawab Strategic Corporate Branding & TJSL PERURI, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian nyata dari pilar Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

“Melalui program ini, kami ingin menghadirkan solusi berkelanjutan yang tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga membangun kapasitas masyarakat agar bisa mandiri. Filosofi kegiatan ini berdiri di atas empat nilai utama: Passion, Kalkulasi, Kerja Sama, dan Doa. Inilah fondasi yang kami harap bisa menjadi bekal masyarakat dalam menekuni usaha peternakan,” ujarnya.

Direktur Wiradesa Group, Ilyasi, menyambut baik kolaborasi ini. “Kami melihat potensi besar di sektor peternakan desa jika dikelola dengan baik. Kolaborasi antara dunia usaha, akademisi, dan BUMN seperti PERURI menjadi kunci terciptanya ekosistem pemberdayaan yang nyata. Harapan kami, program ini dapat menumbuhkan desa-desa mandiri, di mana warganya tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga kepercayaan diri untuk mengembangkan usaha yang berdaya saing,” ungkapnya.

Selain peluang ekonomi, pelatihan ini juga menekankan aspek keberlanjutan. Limbah ternak seperti kotoran dan urin dapat diolah menjadi pupuk cair maupun kompos, yang bermanfaat bagi sektor pertanian sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Menurut Dr. Panjono, budidaya kambing dan domba adalah pilihan strategis di Indonesia. Permintaan konsumsi daging domba belum sepenuhnya terpenuhi, sementara tren kontes dan hobi justru meningkatkan nilai ekonomi jenis unggulan seperti Kambing Peranakan Etawa (PE) dan Domba Garut.

“Satu induk domba bisa melahirkan hingga tiga ekor anak per tahun dengan bobot sapih rata-rata 13 kg. Jika dikelola dengan baik, potensi keuntungan yang diperoleh sangat menjanjikan,” jelasnya.

Program ini diharapkan mampu menarik minat masyarakat untuk menekuni sektor peternakan sebagai peluang usaha berkelanjutan. Dengan manajemen yang baik, budidaya kambing dan domba diyakini dapat menjadi pilar kemandirian ekonomi desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Kami percaya pemberdayaan masyarakat desa bukan sekadar memberi bantuan, tetapi menciptakan ekosistem yang berkelanjutan. Harapannya, masyarakat semakin melihat peternakan sebagai sektor yang prospektif, inovatif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan,” tutup Mas Aris.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
SRC Perkuat Pemberdayaan...
SRC Perkuat Pemberdayaan UMKM, Dorong Omzet Toko Kelontong
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Rekomendasi
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
FIFA: Gestur Kontroversial...
FIFA: Gestur Kontroversial Asisten Wasit VAR Tak Langgar Aturan
Berita Terkini
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved