Tingkatkan Kapasitas Petani, Syngenta Fasilitasi Drone Learning Center

Jum'at, 29 Agustus 2025 - 15:12 WIB
loading...
Tingkatkan Kapasitas...
Syngenta Indonesia menghadirkan dua inovasi strategis untuk mendukung transformasi budidaya padi dan penguatan ketahanan pangan nasional. FOTO/iStock
A A A
JAKARTA - Syngenta Indonesia menghadirkan dua inovasi strategis untuk mendukung transformasi budidaya padi dan penguatan ketahanan pangan nasional. Inovasi tersebut berupa buku panduan “Raih Hasil Optimal Budidaya Padi” serta fasilitas Drone Learning Center yang diresmikan di Research and Development (R&D) Center Syngenta di Cikampek, Jawa Barat, pada 27 Agustus 2025.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Syngenta mendukung peningkatan produktivitas pangan nasional. Dengan populasi Indonesia yang telah melampaui 280 juta jiwa, kebutuhan beras terus meningkat. Produksi beras nasional saat ini berada di kisaran 34 juta ton per tahun, namun jumlah itu diperkirakan harus ditingkatkan seiring pertumbuhan populasi.

Baca Juga: Peringati HUT RI ke-79, Syngenta Gelar Edukasi Bagi 10.000 Petani

Buku panduan “Raih Hasil Optimal Budidaya Padi” dirancang berdasarkan pengalaman lapangan Syngenta dalam mendampingi petani. Kontennya disusun secara komprehensif dengan melibatkan masukan dari petani, penyuluh, dan akademisi. Panduan ini membahas tahapan budidaya padi secara lengkap, mulai dari persiapan lahan, pemilihan benih, pengelolaan air, hingga panen.

Tidak hanya soal teknis budidaya, panduan ini juga mengupas praktik pertanian berkelanjutan, seperti pengelolaan jerami, pemanfaatan kompos dan biochar, penggunaan teknologi Internet of Things (IoT), hingga keamanan petani melalui kalibrasi penggunaan produk perlindungan tanaman.

“Buku panduan ini merupakan langkah nyata untuk meningkatkan produktivitas petani. Melalui inovasi ini, kami berharap petani dapat memperoleh hasil maksimal, sebagaimana yang telah dicapai oleh komunitas binaan kami, Komunitas 10 Ton,” ujar Presiden Direktur Syngenta Indonesia, Eryanto dalam keterangan tertulis, Jumat (29/8).

Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian, Widiastuti, S.E., M.Si., yang hadir mewakili Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, mengapresiasi upaya tersebut. “Inovasi dan teknologi pertanian yang dikembangkan oleh Syngenta dapat menjadi mitra strategis dalam upaya mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional,” ujarnya.

Baca Juga: Syngenta Dukung Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Fasilitas Drone Learning Center yang diresmikan bersamaan juga membuka peluang modernisasi pertanian di Indonesia. Melalui pusat pembelajaran ini, petani dapat mempelajari penggunaan drone untuk pemupukan maupun aplikasi produk perlindungan tanaman secara presisi. Teknologi ini dinilai dapat menghemat waktu, menekan biaya produksi, serta meminimalkan dampak lingkungan.

Acara peresmian ini dihadiri sekitar 700 petani dari Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah yang tergabung dalam Komunitas 10 Ton. Mereka mendapatkan kesempatan mencoba langsung teknologi drone dan mempelajari metode budidaya padi yang lebih efisien.

“Buku ini bermanfaat bagi kami, terutama untuk panduan saat menanam padi. Belajar penggunaan drone juga membantu kami menghemat waktu saat aplikasi di lapangan,” kata Rokim, petani dari Sukamekar Jatisari, Karawang, yang juga ketua Komunitas 10 Ton Karawang.

Kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan komunitas petani ini menjadi contoh sinergi dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan di Indonesia. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan kapasitas petani yang dapat direplikasi di berbagai daerah.

Sebagai bagian dari rangkaian inovasi, Syngenta Indonesia juga menyiapkan peluncuran benih padi hibrida dan laboratorium karantina baru di Pasuruan, Jawa Timur, pada akhir Agustus 2025.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Luhut Ungkap Informasi...
Luhut Ungkap Informasi Intelijen: Drone Bawah Air Iran Siap Hancurkan Kapal Tanker AS
Tingkatkan Produktivitas,...
Tingkatkan Produktivitas, Syngenta Bekali Petani Hortikultura dengan Buku Pintar
Regenerasi Petani, Kementan...
Regenerasi Petani, Kementan Ajak Anak Muda Masuk Pendidikan Vokasi Pertanian
Petani Minta Kaji Ulang...
Petani Minta Kaji Ulang Rencana Daerah Tarik Pajak Pohon Sawit
Drone dan Rudal Merusak...
Drone dan Rudal Merusak Bandara Kuwait, Beberapa Orang Terluka, Penerbangan Terganggu
Mantan Direktur CIA...
Mantan Direktur CIA Sebut Perang Drone Picu Bahaya dan Peluang, Ini 5 Alasannya
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rekomendasi
Silmy Karim dan 7 Orang...
Silmy Karim dan 7 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Pengurusan Dokumen Keimigrasian
Betrand Sedih Lihat...
Betrand Sedih Lihat Ruben Onsu Dihina, Curhatnya Bikin Haru
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Berita Terkini
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
Didimax Rayakan Ulang...
Didimax Rayakan Ulang Tahun ke-27, Kepala Bappebti Berikan Apresiasi
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved