Pertamina NRE Optimalkan Potensi Desa dan Masyarakat Sumsel
Selasa, 02 September 2025 - 17:28 WIB
loading...
Pertamina NRE menghadirkan energi bagi Desa Singapura Kabupaten Lahat, dan Dusun Rantau Dedap Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Kolaborasi PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit III Plaju bersama Pertamina NRE menghadirkan energi bagi Desa Singapura Kabupaten Lahat, dan Dusun Rantau Dedap Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Di Desa Singapura, listrik yang dihasilkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 2,2 kWp yang dibangun sejak 2023 lewat program Desa Energi Berdikari tersebut, digunakan untuk fasilitas pendidikan dan operasional BUMDes.
Listrik dari PLTS tersebut menghidupkan solar dryer dome untuk pengeringan kopi dan mendukung budidaya ikan lele serta nila dengan sistem bioflok. Hasilnya, desa mampu menghemat biaya listrik hingga Rp87 juta per tahun dan mengurangi emisi karbon sebesar 50,28 ton CO₂ek per tahun.
Baca Juga: Dorong Energi Hijau, Pertamina NRE Akuisisi 20% Saham Perusahaan EBT Filipina
Menurut kepala desa Singapura, pihaknya telah membangun solar dryer dome untuk kopi dan tiga kolam ikan. Berkat PLTS tersebut, sejak dua tahun terakhir pihaknya tidak lagi mengandalkan dana desa untuk membayar listrik.
Hal serupa terjadi di Rantau Dedap. Pada 2023, pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) berkapasitas 10 kWh dibangun di dusun ini, yang kemudian kapasitasnya ditingkatkan menjadi 47 kWh. Energi air ini menjadi penggerak bagi rumah produksi aneka olahan kentang dan strawberry, mulai dari donat kentang, serbuk strawberry, hingga puding segar. Inovasi tersebut tidak hanya menambah nilai hasil panen, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi warga.
Tak hanya pertanian, Desa Energi Berdikari di Rantau Dedap juga menghidupkan potensi wisata. Agroeduwisata Danau Dedunghuk kini menjadi magnet baru, menawarkan wisata berbasis energi bersih yang sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
Manager Corporate Communication and Stakeholder Management Pertamina NRE Rika Gresia menyebutkan, keberhasilan program ini menunjukkan bahwa energi bersih tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada peningkatan taraf hidup masyarakat.
"Dengan kompetensi Pertamina NRE dalam pengembangan energi terbarukan, kami mendukung penuh program Desa Energi Berdikari Pertamina untuk menciptakan kemandirian energi sekaligus menggerakkan ekonomi desa," tutur Rika melalui keterangan pers, Selasa (2/9/2025).
Baca Juga: Tambah Kapasitas PLTS, Pertamina NRE Dukung Pertanian di Cilamaya
Pertamina NRE, tegas dia, meyakini kolaborasi antara teknologi energi terbarukan dan inovasi masyarakat dapat menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi lingkungan dan ekonomi lokal.
"Melalui Program Desa Energi Berdikari, Pertamina NRE akan terus membangun pembangkit baru terbarukan sebagai wujud nyata transisi energi, kemandirian ekonomi, dan pembangunan berkelanjutan di berbagai pelosok Indonesia," tandasnya.
Di Desa Singapura, listrik yang dihasilkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 2,2 kWp yang dibangun sejak 2023 lewat program Desa Energi Berdikari tersebut, digunakan untuk fasilitas pendidikan dan operasional BUMDes.
Listrik dari PLTS tersebut menghidupkan solar dryer dome untuk pengeringan kopi dan mendukung budidaya ikan lele serta nila dengan sistem bioflok. Hasilnya, desa mampu menghemat biaya listrik hingga Rp87 juta per tahun dan mengurangi emisi karbon sebesar 50,28 ton CO₂ek per tahun.
Baca Juga: Dorong Energi Hijau, Pertamina NRE Akuisisi 20% Saham Perusahaan EBT Filipina
Menurut kepala desa Singapura, pihaknya telah membangun solar dryer dome untuk kopi dan tiga kolam ikan. Berkat PLTS tersebut, sejak dua tahun terakhir pihaknya tidak lagi mengandalkan dana desa untuk membayar listrik.
Hal serupa terjadi di Rantau Dedap. Pada 2023, pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) berkapasitas 10 kWh dibangun di dusun ini, yang kemudian kapasitasnya ditingkatkan menjadi 47 kWh. Energi air ini menjadi penggerak bagi rumah produksi aneka olahan kentang dan strawberry, mulai dari donat kentang, serbuk strawberry, hingga puding segar. Inovasi tersebut tidak hanya menambah nilai hasil panen, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi warga.
Tak hanya pertanian, Desa Energi Berdikari di Rantau Dedap juga menghidupkan potensi wisata. Agroeduwisata Danau Dedunghuk kini menjadi magnet baru, menawarkan wisata berbasis energi bersih yang sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
Manager Corporate Communication and Stakeholder Management Pertamina NRE Rika Gresia menyebutkan, keberhasilan program ini menunjukkan bahwa energi bersih tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada peningkatan taraf hidup masyarakat.
"Dengan kompetensi Pertamina NRE dalam pengembangan energi terbarukan, kami mendukung penuh program Desa Energi Berdikari Pertamina untuk menciptakan kemandirian energi sekaligus menggerakkan ekonomi desa," tutur Rika melalui keterangan pers, Selasa (2/9/2025).
Baca Juga: Tambah Kapasitas PLTS, Pertamina NRE Dukung Pertanian di Cilamaya
Pertamina NRE, tegas dia, meyakini kolaborasi antara teknologi energi terbarukan dan inovasi masyarakat dapat menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi lingkungan dan ekonomi lokal.
"Melalui Program Desa Energi Berdikari, Pertamina NRE akan terus membangun pembangkit baru terbarukan sebagai wujud nyata transisi energi, kemandirian ekonomi, dan pembangunan berkelanjutan di berbagai pelosok Indonesia," tandasnya.
(nng)
Lihat Juga :