Musuh Bersama AS Makin Lengket Disatukan Minyak Murah Rusia

Rabu, 03 September 2025 - 10:28 WIB
loading...
A A A
Tahun lalu, China mencetak rekor pembelian lebih dari 100 juta ton minyak mentah Rusia, yang menyumbang hampir 20% dari total impor energinya. Demikian pula, ekspor minyak ke India, yang hanya menyumbang sebagian kecil dari impor sebelum perang Ukraina, namun kini tumbuh menjadi sekitar USD140 miliar sejak 2022.

Bersama-sama, China dan India menyumbang mayoritas dari ekspor energi Rusia. Dimana Rusia mengandalkan ekspor minyak dan gas untuk sekitar seperempat dari pendapatan anggarannya, sebagai cara membiayai persenjataannya. Tidak akan mengejutkan jika Moskow menawarkan lebih banyak diskon untuk mengamankan lebih banyak perdagangan dengan India dan China, kata ahli kebijakan publik Mandar Oak.

"Semua itu sangat diperlukan untuk India agar memastikan tidak mundur karena tekanan dari AS," kata Prof Oak dari Universitas Adelaide.

Di sisi lain New Delhi telah menawarkan bantuan kepada Rusia setelah sebagian besar pasokan minyak yang dipindahkan akibat sanksi Barat dialihkan ke India, yang mendapat manfaat dari energi yang lebih murah. India sekarang dapat membeli lebih banyak minyak dari Rusia, meskipun mendapat kecaman dari Washington.

Modi menegaskan hubungan dengan Moskow dengan, mengatakan kepada Putin bahwa negara mereka "telah berjalan bersama bahu membahu". Pejabat New Delhi juga mengungkapkan bahwa mereka akan membeli energi dari tempat di mana mereka mendapatkan "penawaran terbaik".

Hubungan Delhi-Washington mencapai titik terendah sepanjang masa setelah pemerintahan Trump memberlakukan tarif tambahan sebesar 25% sebagai hukuman atas pembelian minyak Rusia. New Delhi menggambarkan keputusan Gedung Putih "tidak dibenarkan", mengingat sejarah perdagangan mereka.

Panggung untuk China

Di luar perdagangan, mungkin tujuan utama China di KTT SCO adalah untuk menunjukkan bahwa mereka dapat menjadi alternatif yang kuat bagi AS, terutama setelah langkah-langkah kebijakan terbaru Trump. Hal itu diungkapkan oleh ahli kebijakan perdagangan Prof Peter Draper.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Rekomendasi
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Berita Terkini
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa Selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Infografis
AS Mulai Bagikan Info...
AS Mulai Bagikan Info Intel Ruang Angkasa Sensitif China-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved