Musuh Bersama AS Makin Lengket Disatukan Minyak Murah Rusia

Rabu, 03 September 2025 - 10:28 WIB
loading...
Musuh Bersama AS Makin...
India dan China tertarik pada minyak Rusia, yang jauh lebih murah setelah negara-negara Barat memutuskan hubungan perdagangan dengan Moskow menyusul invasinya ke Ukraina pada tahun 2022. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pertemuan di awal pekan pada bulan September antara Vladimir Putin dari Rusia, Xi Jinping dari China , dan Narendra Modi dari India menandai solidaritas yang jarang terjadi. Momen ini juga menjadi kesempatan bagi Putin untuk terlibat langsung dengan pembeli minyak terbaik negaranya.

India dan China tertarik pada minyak Rusia , yang jauh lebih murah setelah negara-negara Barat memutuskan hubungan perdagangan dengan Moskow menyusul invasinya ke Ukraina pada tahun 2022. Namun Beijing, New Delhi, dan Moskow telah memperdalam hubungan mereka.

Mereka kini memiliki musuh bersama, yang tidak lain adalah Amerika Serikat (AS) setelah memberlakukan sanksi terhadap Rusia dan mengenakan tarif besar pada mitra dagangnya. India sedang terhuyung-huyung akibat beberapa tarif resiprokal tertinggi yang dikenakan Washington, lantaran New Delhi membeli minyak dari Rusia.

Sementara China masih bernegosiasi untuk mendapatkan kesepakatan dengan AS, dalam upaya menghindarkan tarif yang menghancurkan dan kemungkinan sanksi untuk membeli minyak mentah Rusia. Baca Juga: Tarif Trump 50% ke India Diramal Bakal Berbalik Bikin BRICS Makin Besar

Tiga pemimpin dunia itu bertemu di Tianjin untuk acara puncak organisasi Shanghai Co-operation (SCO). Forum regional ini bertujuan mempromosikan kepada dunia pandangan alternatif dari Barat - dalam apa yang telah dijelaskan oleh para analis sebagai respons terhadap pengaruh Amerika.

"Forum ini memberi para pemimpin kesempatan langka untuk memperkuat hubungan selama ketidakpastian ekonomi yang sedang berlangsung," kata para analis dilansir BBC.

Jalur Baru Rusia

Rusia memiliki kesempatan untuk mengamankan lebih banyak bisnis dengan India dan China, mitra dagang terbesarnya. Kedua negara dengan populasi terbesar ini telah membantu menopang ekonomi Moskow setelah invasinya ke Ukraina membuatnya terputus dari sebagian besar perdagangan Barat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
AS Ancam Tarif 100%...
AS Ancam Tarif 100% Bagi Pembeli Minyak Rusia, China Meradang dan Siapkan Pembalasan
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung Paparkan Modusnya
Penyesuaian Tarif PNBP...
Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Tak Pakai Rompi Tahanan,...
Tak Pakai Rompi Tahanan, Febrie Adriansyah Diduga Pegang Kartu As Tawar Proses Hukum
Berita Terkini
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved