Musuh Bersama AS Makin Lengket Disatukan Minyak Murah Rusia
Rabu, 03 September 2025 - 10:28 WIB
loading...
A
A
A
Dalam forum tersebut, China berdiri di samping negara-negara seperti Pakistan, Myanmar, dan Sri Lanka yang semuanya terkena tarif Trump. China telah lama ingin mempromosikan tatanan dunia "multi-polar", kata Prof Draper, merujuk pada konsep sistem di mana kekuasaan dibagi di antara beberapa pemain besar.
Baca Juga: Tarif Trump 50% Memicu Seruan Boikot Produk Amerika di India
KTT telah menyatukan tiga negara yang hubungan ekonominya telah lama diperumit oleh ketegangan geopolitik, kata Prof Oak. Namun di tengah ancaman ekonomi dari tarif AS, negara-negara tersebut memiliki 'kepentingan ekonomi yang kuat untuk bergabung'.
Baca Juga: Tarif Trump 50% Memicu Seruan Boikot Produk Amerika di India
KTT telah menyatukan tiga negara yang hubungan ekonominya telah lama diperumit oleh ketegangan geopolitik, kata Prof Oak. Namun di tengah ancaman ekonomi dari tarif AS, negara-negara tersebut memiliki 'kepentingan ekonomi yang kuat untuk bergabung'.
(akr)
Lihat Juga :