Pemblokiran Rekening Nganggur Bikin Repot Nasabah BSI: Kebijakan Tanpa Lihat Data

Kamis, 04 September 2025 - 11:16 WIB
loading...
A A A
CSnya jawab, “Harus Ibu sendiri yang aktivasi di kantor cabang. Itu kebijakan dari BSI.”

Belum jelas apakah CS-nya salah atau tidak paham kebijakan, maka Ia minta tolong ananya untuk ke BSI kantor cabang dan mendapati jawaban yang sama. Lalu Ia mempertanyakan, untuk kondisi seperti tersebut apakah dirinya harus pulang dari Auckland-Jakarta PP, dimana rata-rata harga tiket pesawat mencapai Rp16-18 juta. Apa PPATK atau bank mau membiayai tiket pesawat saya?.

Aprilina memberikan cacatan terhadap kebijkan pemblokiran rekening sementara oleh PPATK dan pemerintah. Ia sangat menyayangkan karena kebijakan blokir rekening dipukul rata, tanpa mengecek rekam jejak nasabah.

"Apa mereka tidak bisa lihat kalau saya nasabah lama. Saya menabung di BSI sejak dari Bank Mandiri Syariah dan selama ini tidak pernah ada aktivitas keuangan yang mencurigakan," tegasnya.

Selin itu Aprilina Prastari mempertanyakan, tidak adanya pemberitahuan, juga tidak ada kemudahan untuk aktivasi kembali. "Apa mereka memikirkan kalau ternyata pemiliknya sedang sekolah di luar negeri, atau orang tua yang sedang sakit atau sulit ke luar rumah," terangnya.

"Percuma ganti apps mobile banking, kalau untuk hal seperti ini, masih dipersulit. Kalau memang sudah dibuka untuk rekening yang terbukti tidak ada sangkut pautnya dengan tindak pidana, kenapa harus minta nasabah yang datang untuk reaktivasi. Uang punya nasabah, yang blokir PPATK, kenapa nasabah yang dibuat susah?!," tegasnya.

Baca Juga: Nasabah Was-was Rekening Dormant Diblokir, OJK Bakal Revisi Aturan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nasabah MNC Bank Apresiasi...
Nasabah MNC Bank Apresiasi Program Tabungan Dahsyat Berhadiah
Menang Undian Tabungan...
Menang Undian Tabungan Dahsyat MNC Bank, Nasabah Manfaatkan untuk Kuliah Anak
Cicil Emas BSI Makin...
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Bank Mantap Fasilitasi...
Bank Mantap Fasilitasi Legalitas Usaha dan Layanan Kesehatan Nasabah Lansia
Prabowo Ungkap Temuan...
Prabowo Ungkap Temuan Uang Koruptor Rp39 Triliun 'Nganggur' di Bank
Bareskrim Polri Blokir...
Bareskrim Polri Blokir 63 Rekening dan Sita Uang Rp4 Miliar Terkait Kasus DSI
Diduga Jual Data Nasabah...
Diduga Jual Data Nasabah Leasing, 8 Aplikasi Mata Elang Dihapus dari Google
Rekomendasi
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Konser Reuni BTS di...
Konser Reuni BTS di Busan Molor 75 Menit, HYBE Minta Maaf dan Jelaskan Penyebabnya
Berita Terkini
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved