Tren Masyarakat Bergeser, Banyak Kelas Menengah Kembali Pakai BPJS Kesehatan

Kamis, 04 September 2025 - 14:19 WIB
loading...
Tren Masyarakat Bergeser,...
Pergeseran akses layanan kesehatan di kelas menengah yang kembali menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan menjadi perhatian. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA), Dewi Muliaty menilai saat ini terjadi pergeseran akses layanan kesehatan di kelas menengah . Saat ini masyarakat kelas menengah banyak yang kembali menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan .

Ia menilai, pergeseran masyarakat kelas menengah yang kembali menggunakan BPJS Kesehatan ini disebabkan juga oleh peningkatan layanan yang diberikan di samping situasi dan kondisi ekonomi masyarakat saat ini. Diakuinya, tren ini juga memberikan dampak terhadap kinerja perseroan yang juga bergerak di layanan kesehatan.

"Itu menjadi evaluasi buat kita, bahwa kelihatannya tahun terakhir ini ada sedikit pergeseran minat pelayanan di masyarakat, jadi kalau saya bilang tadi ada di middle, yang middle ini cukup banyak beralih ke BPJS Kesehatan, karena layanan BPJS juga meningkat," ujarnya dalam Podcast The Fundamentals IDX Channel, Rabu (4/9/2025).

Baca Juga: Pemerintah Beri Sinyal Iuran BPJS Kesehatan Naik di 2026

Pada semester I 2025, Prodia tetap mencatatkan kinerja yang relatif solid. Pendapatan Semester I 2025 tercatat sebesar Rp 1.03 Triliun, mengalami koreksi sebesar 0,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pendapatan ini masih ditopang dari permintaan layanan diagnostik di tengah kondisi pasar yang menantang.

Platform digital unggulan Prodia, U by Prodia, menunjukkan kinerja yang juga solid. Pendapatannya tumbuh hampir 400% dibanding tahun lalu. Kerugian juga berhasil ditekan secara signifikan menunjukkan arah bisnis yang semakin positif dan efisien.

Koreksi pendapatan yang terjadi pada Semester I 2025 ini, dikatakan Dewi Muliaty, juga dikarenakan mulai ramainya aktivitas pasca pandemi covid 19. Bahkan, masyarakat yang biasa melakukan medical tourism ke luar negeri dan sempat vakum saat pandemi, kini sudah bisa kembali melakukannya.

Baca Juga: Transformasi Digital Kesehatan di Indonesia Hadapi Tantangan Geografis

"Sekarang banyak tantangannya, dalam arti layanan kesehatan sudah banyak pilihan. Ini juga menjadi tantangan bagi kami agar bagaimana bisa terus berinovasi," kata Dewi.

Ia menyebut saat ini Prodia memiliki sekitar 3 ribu jenis tes kesehatan. Bahkan tidak jarang menjadi rujukan dari fasilitas kesehatan lain untuk melakukan diagnosis penyakit lebih jauh. "Jadi sebetulnya tidak perlu pemeriksaan canggih ke luar negeri, karena teknologi yang ada di luar, saat ini Prodia sudah memiliki," tutupnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
Dirut BPJS Kesehatan...
Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026
Tekan Risiko Turun Kelas,...
Tekan Risiko Turun Kelas, 51,8% Kelas Menengah Pisahkan Pos Pengeluaran
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
BPJS Kesehatan Buka...
BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja PATT 2026, Pendidikan Minimal D3 Semua Jurusan
Rekomendasi
Brasil Rajai Daftar...
Brasil Rajai Daftar Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
Berita Terkini
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Infografis
Uni Eropa Mempertimbangkan...
Uni Eropa Mempertimbangkan Kembali Pakai Gas Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved