Petrokimia Gresik Dorong Peningkatan Produktivitas Pangan
Kamis, 04 September 2025 - 21:28 WIB
loading...
Petrokimia Gresik menggelar program Pestani Dieng Raya yang digelar di Desa Kasimpar, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara, Jawa Tengah. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, mendorong peningkatan produktivitas pangan melalui program “Pestani Dieng Raya” yang digelar di Desa Kasimpar, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu (3/9).
Kegiatan yang bertepatan dengan Hari Pelanggan Nasional ini menghadirkan lomba kentang raksasa sebagai sarana edukasi sekaligus apresiasi bagi petani. Sebanyak 175 petani dari wilayah Dieng Raya ambil bagian dalam ajang tersebut.
Komisaris Utama Petrokimia Gresik, Suhardi Alius, menyampaikan para peserta telah dibekali pengetahuan teknis terkait budidaya sesuai prinsip Good Agriculture Practice (GAP) dengan memanfaatkan produk unggulan Petrokimia Gresik. Perusahaan juga melakukan monitoring dan diskusi selama perlombaan berlangsung.
"Kami berharap kegiatan ini mampu menarik minat generasi muda terjun di sektor pertanian sekaligus memperkuat kontribusi Jawa Tengah sebagai sentra produksi kentang nasional," ujar Suhardi dalam keterangan tertulis, Kamis (4/9).
Baca Juga: Pilot Proyek Dekarbonisasi Petrokimia Gresik Hasilkan Bahan Baku Industri
Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo, menambahkan lomba kentang raksasa menjadi stimulus bagi petani untuk mengoptimalkan teknologi budidaya. Melalui penerapan pemupukan berimbang, produktivitas dan kualitas kentang diharapkan terus meningkat.
"Dengan ukuran kentang yang lebih besar, produktivitas akan meningkat dan kesejahteraan petani pun bertambah. Ini sekaligus menjadi wujud komitmen Petrokimia Gresik mendukung swasembada pangan sesuai Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto," kata Adityo.
Rangkaian lomba kentang raksasa telah berlangsung sejak April hingga September 2025 dengan melibatkan petani dari lima kabupaten, yakni Pekalongan, Banjarnegara, Batang, Wonosobo, dan Magelang. Ajang tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan produk inovatif Petrokimia Gresik yang terbukti mendukung peningkatan hasil panen.
Adityo menjelaskan, perlombaan ini menggunakan rekomendasi pemupukan berimbang dengan produk seperti NPK Phonska Lite, ZA Plus, dan Phonska Cair. Hasilnya, produktivitas kentang meningkat signifikan. Juara pertama, misalnya, mencatat panen sebesar 18 ton per hektare, naik dari sebelumnya 16,5 ton per hektare.
"Petani Wonosobo berhasil meraih Juara 1 dan 3, sementara Banjarnegara menyabet Juara 2. Hasil panen ini menunjukkan potensi besar budidaya kentang dengan dukungan teknologi dan produk inovatif," ujarnya.
Selain lomba utama, Pestani Dieng Raya juga menghadirkan kategori “Best Content” yang memberi apresiasi kepada peserta paling kreatif dalam mengabadikan momen lomba melalui konten digital. Penghargaan khusus diberikan untuk kategori “Si Paling Aktif” dan “Si Paling Kreatif”.
Baca Juga: Petrokimia Gresik Tambah Pasokan Gas dari Blok Ketapang 25 MMSCFD
Pada puncak acara, Petrokimia Gresik turut menggelar “Gebyar Penjualan Pupuk Berhadiah Langsung” dengan menghadirkan FertiTruck (Fertilizer Truck). Melalui fasilitas ini, petani dapat membeli langsung berbagai produk unggulan seperti NPK Phonska Lite, Phonska Cair, Phonska Oca Plus, dan Phonska Alam, sekaligus memperoleh hadiah menarik.
"Harapan kami, kegiatan ini mampu menstimulasi masyarakat untuk terus menggerakkan sektor pertanian, menumbuhkan regenerasi petani muda, serta meningkatkan keterlibatan pemangku kepentingan dalam mendukung ketahanan pangan nasional," pungkas Adityo.
Kegiatan yang bertepatan dengan Hari Pelanggan Nasional ini menghadirkan lomba kentang raksasa sebagai sarana edukasi sekaligus apresiasi bagi petani. Sebanyak 175 petani dari wilayah Dieng Raya ambil bagian dalam ajang tersebut.
Komisaris Utama Petrokimia Gresik, Suhardi Alius, menyampaikan para peserta telah dibekali pengetahuan teknis terkait budidaya sesuai prinsip Good Agriculture Practice (GAP) dengan memanfaatkan produk unggulan Petrokimia Gresik. Perusahaan juga melakukan monitoring dan diskusi selama perlombaan berlangsung.
"Kami berharap kegiatan ini mampu menarik minat generasi muda terjun di sektor pertanian sekaligus memperkuat kontribusi Jawa Tengah sebagai sentra produksi kentang nasional," ujar Suhardi dalam keterangan tertulis, Kamis (4/9).
Baca Juga: Pilot Proyek Dekarbonisasi Petrokimia Gresik Hasilkan Bahan Baku Industri
Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo, menambahkan lomba kentang raksasa menjadi stimulus bagi petani untuk mengoptimalkan teknologi budidaya. Melalui penerapan pemupukan berimbang, produktivitas dan kualitas kentang diharapkan terus meningkat.
"Dengan ukuran kentang yang lebih besar, produktivitas akan meningkat dan kesejahteraan petani pun bertambah. Ini sekaligus menjadi wujud komitmen Petrokimia Gresik mendukung swasembada pangan sesuai Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto," kata Adityo.
Rangkaian lomba kentang raksasa telah berlangsung sejak April hingga September 2025 dengan melibatkan petani dari lima kabupaten, yakni Pekalongan, Banjarnegara, Batang, Wonosobo, dan Magelang. Ajang tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan produk inovatif Petrokimia Gresik yang terbukti mendukung peningkatan hasil panen.
Adityo menjelaskan, perlombaan ini menggunakan rekomendasi pemupukan berimbang dengan produk seperti NPK Phonska Lite, ZA Plus, dan Phonska Cair. Hasilnya, produktivitas kentang meningkat signifikan. Juara pertama, misalnya, mencatat panen sebesar 18 ton per hektare, naik dari sebelumnya 16,5 ton per hektare.
"Petani Wonosobo berhasil meraih Juara 1 dan 3, sementara Banjarnegara menyabet Juara 2. Hasil panen ini menunjukkan potensi besar budidaya kentang dengan dukungan teknologi dan produk inovatif," ujarnya.
Selain lomba utama, Pestani Dieng Raya juga menghadirkan kategori “Best Content” yang memberi apresiasi kepada peserta paling kreatif dalam mengabadikan momen lomba melalui konten digital. Penghargaan khusus diberikan untuk kategori “Si Paling Aktif” dan “Si Paling Kreatif”.
Baca Juga: Petrokimia Gresik Tambah Pasokan Gas dari Blok Ketapang 25 MMSCFD
Pada puncak acara, Petrokimia Gresik turut menggelar “Gebyar Penjualan Pupuk Berhadiah Langsung” dengan menghadirkan FertiTruck (Fertilizer Truck). Melalui fasilitas ini, petani dapat membeli langsung berbagai produk unggulan seperti NPK Phonska Lite, Phonska Cair, Phonska Oca Plus, dan Phonska Alam, sekaligus memperoleh hadiah menarik.
"Harapan kami, kegiatan ini mampu menstimulasi masyarakat untuk terus menggerakkan sektor pertanian, menumbuhkan regenerasi petani muda, serta meningkatkan keterlibatan pemangku kepentingan dalam mendukung ketahanan pangan nasional," pungkas Adityo.
(nng)
Lihat Juga :