ABB-PLN Suku Cadang Kolaborasi Perkuat Keandalan dan Modernisasi Pembangkit Listrik

Sabtu, 06 September 2025 - 10:16 WIB
loading...
ABB-PLN Suku Cadang...
PT ABB Sakti Industri dan PLN SC memperpanjang kerja sama strategis untuk memperkuat keandalan dan kinerja pembangkit listrik nasional. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT ABB Sakti Industri dan PT Prima Layanan Niaga Suku Cadang (PLN SC) memperpanjang kerja sama strategis untuk memperkuat keandalan dan kinerja pembangkit listrik nasional. Kolaborasi ini mencakup penyediaan pemeliharaan, layanan teknis, dukungan siklus hidup, serta peningkatan otomatisasi dan retrofit.

Direktur Utama Prima Layanan Niaga Suku Cadang, Thommi Haposan, mengatakan akses terhadap suku cadang berkualitas tinggi dan dukungan teknis yang cepat merupakan hal krusial. "Sumber daya ini adalah tulang punggung operasi yang andal untuk mendukung operasi optimal dan mengurangi gangguan," ujar dia dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/9).

Baca Juga: Pemerintah Bakal Wajibkan PLN Beli Listrik dari Sampah

Thommi menambahkan, kolaborasi dengan ABB memperkuat kemampuan perusahaan dalam menghadirkan solusi andal di seluruh sektor energi Indonesia. "Kami berkomitmen membantu memodernisasi infrastruktur ketenagalistrikan nasional," jelasnya.

Sementara, Presiden Divisi Energy Industries ABB untuk Asia, Anders Maltesen, menyatakan bahwa pihaknya telah lama menjadi mitra strategis yang terpercaya bagi PLN SC. "Kami memahami pentingnya dukungan cepat, suku cadang berkualitas, dan layanan canggih dalam memaksimalkan waktu operasional pembangkit," kata Maltesen.

Lebih lanjut, Maltesen menegaskan komitmen ABB untuk mendukung PLN SC melalui integrasi solusi otomatisasi dan digitalisasi. Langkah tersebut dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan saat ini dan mempersiapkan masa depan energi yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

Baca Juga: Danantara Siap Bangun PLTSa di Sejumlah Kota, Ini Lokasinya

Kolaborasi ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mendiversifikasi bauran energi dan menambah kapasitas energi terbarukan sebesar 42,6 Gigawatt pada 2034. Sinergi ABB dan PLN SC diharapkan dapat menjadi penggerak utama dalam modernisasi infrastruktur energi nasional menuju masa depan yang lebih stabil dan berkelanjutan.

Sebagai informasi, penandatanganan kerja sama ini dilakukan pada acara konferensi Modernizing Indonesia’s Energy Sector for Sustainable Growth yang diselenggarakan Financial Times bersama ABB. Ruang lingkup kerja sama meliputi suku cadang kelistrikan, alat Pemindai Nyala Api (Flame Scanner), hingga solusi digital untuk pembangkit listrik PLN SC dan industri lainnya di Indonesia.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034
Hasil Lawatan dari Prancis,...
Hasil Lawatan dari Prancis, Prabowo Bawa Oleh-oleh Kerja Sama Rp61,25 Triliun
IDSurvey Perkuat Jejaring...
IDSurvey Perkuat Jejaring Global Lewat TIC Summit 2026
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Dukung Nelayan Lebih...
Dukung Nelayan Lebih Aman Melaut, Askrindo Gandeng DKP Kabupaten Demak
Blackout Sumatera Harus...
Blackout Sumatera Harus Jadi Alarm Penguatan Transmisi
Aliansi Rusia-China...
Aliansi Rusia-China Semakin Kuat Meskipun Ada Tekanan Barat
Rekomendasi
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Pulisic Absen, Amerika...
Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved