Rupiah Terkapar dalam Sepekan Dipicu Aksi Unjuk Rasa dan Data Ekonomi AS
Sabtu, 06 September 2025 - 15:00 WIB
loading...
A
A
A
Dana asing keluar dari pasar saham, Surat Berharga Negara (SBN), dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Pelemahan nilai tukar rupiah ini seiring dengan menguatnya Indeks Dollar AS (DXY) ke level 98,14 pada Rabu kemarin.
"BI terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia," kata Ramdan
Pengamat pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi menyebutkan bahwa lembaga pemeringkat kredit Fitch Ratings Inc. menilai jika kerusuhan terus terjadi, ada risiko melemahnya peringkat kredit Indonesia. Hal ini karena pertumbuhan ekonomi bisa terbebani dan sektor keuangan melemah.
"Aksi unjuk rasa yang disertai kekerasan bisa berdampak negatif terhadap profil kredit Indonesia jika kondisi itu sampai membuat prospek pertumbuhan jangka menengah melemah," kata Ibrahim.
Baca Juga: Mentan Sesumbar Bisa Kuatkan Rupiah Jadi Rp1.000 per USD dengan Hilirisasi Pertanian
"BI terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia," kata Ramdan
Pengamat pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi menyebutkan bahwa lembaga pemeringkat kredit Fitch Ratings Inc. menilai jika kerusuhan terus terjadi, ada risiko melemahnya peringkat kredit Indonesia. Hal ini karena pertumbuhan ekonomi bisa terbebani dan sektor keuangan melemah.
"Aksi unjuk rasa yang disertai kekerasan bisa berdampak negatif terhadap profil kredit Indonesia jika kondisi itu sampai membuat prospek pertumbuhan jangka menengah melemah," kata Ibrahim.
Baca Juga: Mentan Sesumbar Bisa Kuatkan Rupiah Jadi Rp1.000 per USD dengan Hilirisasi Pertanian
Lihat Juga :