Tolak Beli Minyak AS, India Pilih Impor dari Timteng dan Afrika Barat

Senin, 08 September 2025 - 10:02 WIB
loading...
Tolak Beli Minyak AS,...
Indian Oil Corporation (IOC) tidak memasukkan minyak mentah asal AS dalam tender terbarunya. FOTO/India Times
A A A
JAKARTA - Perusahaan minyak negara India, Indian Oil Corporation (IOC), tidak memasukkan minyak mentah asal Amerika Serikat (AS) dalam tender terbarunya. Sebagai gantinya, IOC membeli 2 juta barel minyak dari Afrika Barat dan 1 juta barel dari Timur Tengah, menurut laporan Reuters, dikutip Senin (8/9).

IOC tercatat membeli masing-masing 1 juta barel minyak jenis Agbami dan Usan dari Nigeria melalui TotalEnergies, serta 1 juta barel minyak jenis Das dari Abu Dhabi melalui Shell. Minyak Nigeria dibeli dengan skema free-on-board, sedangkan minyak Das dibeli dengan skema delivered untuk tiba di pelabuhan India pada akhir Oktober hingga awal November.

Baca Juga: Trump Desak Eropa Hentikan Impor Minyak Rusia, Perketat Sanksi ke China

Keputusan ini berbeda dari tender sebelumnya pekan lalu, ketika IOC justru membeli 5 juta barel minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) dari AS. Dalam beberapa bulan terakhir, pembelian minyak AS oleh India sempat meningkat berkat peluang arbitrase harga yang menguntungkan. Selain itu, impor minyak dari AS juga dinilai membantu mengurangi surplus perdagangan India dengan Washington.

Namun, harga minyak mentah AS relatif lebih tinggi dibandingkan dengan jenis minyak lain, meski selisih harga Brent-WTI hanya sekitar USD4 per barel. Kondisi ini membuat India mempertimbangkan opsi lebih murah dari pasar lain, termasuk Afrika Barat dan Timur Tengah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Rekomendasi
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Berita Terkini
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved