Tolak Beli Minyak AS, India Pilih Impor dari Timteng dan Afrika Barat
Senin, 08 September 2025 - 10:02 WIB
loading...
A
A
A
Data pemerintah AS menunjukkan persediaan minyak mentah turun 2,4 juta barel pada pekan yang berakhir 22 Agustus, lebih besar dari perkiraan penurunan 1,9 juta barel. Penurunan stok itu mencerminkan tingginya permintaan menjelang libur panjang Hari Buruh, meski harga minyak global masih menghadapi tekanan teknis.
Baca Juga: 2 Negara Tetangga Indonesia Ajukan Keanggotaan BRICS Pekan Ini, Siapa Mereka?
Di sisi lain, faktor geopolitik ikut memengaruhi pasar. Presiden AS Donald Trump pada 27 Agustus menggandakan tarif impor India hingga 50 persen, menambah tekanan terhadap New Delhi agar menghentikan pembelian minyak dari Rusia.
Sementara, data Kementerian Perminyakan India menunjukkan impor minyak mentah negara tersebut turun 8,7 persen pada Juli menjadi 18,56 juta ton metrik, terendah sejak Februari 2024. Secara tahunan, penurunan tercatat 4,3 persen dari 19,40 juta ton pada Juli tahun lalu.
Impor produk minyak juga menyusut 12,8 persen menjadi 4,31 juta ton, sementara ekspor produk kilang turun 2,1 persen menjadi 5,02 juta ton.
Baca Juga: 2 Negara Tetangga Indonesia Ajukan Keanggotaan BRICS Pekan Ini, Siapa Mereka?
Di sisi lain, faktor geopolitik ikut memengaruhi pasar. Presiden AS Donald Trump pada 27 Agustus menggandakan tarif impor India hingga 50 persen, menambah tekanan terhadap New Delhi agar menghentikan pembelian minyak dari Rusia.
Sementara, data Kementerian Perminyakan India menunjukkan impor minyak mentah negara tersebut turun 8,7 persen pada Juli menjadi 18,56 juta ton metrik, terendah sejak Februari 2024. Secara tahunan, penurunan tercatat 4,3 persen dari 19,40 juta ton pada Juli tahun lalu.
Impor produk minyak juga menyusut 12,8 persen menjadi 4,31 juta ton, sementara ekspor produk kilang turun 2,1 persen menjadi 5,02 juta ton.
(nng)
Lihat Juga :