BRG Minta Kades Jaga Infrastruktur Pembasahan Gambut

Jum'at, 11 September 2020 - 20:08 WIB
loading...
BRG Minta Kades Jaga...
Badan Restorasi Gambut Minta Kades Jaga Infrastruktur Pembasahan Gambut. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Badan Restorasi Gambut (BRG) terus berupaya mengajak masyarakat di area gambut untuk menjaga infrastuktur pembasahan di area gambut. Salah satunya caranya dengan menggelar pelatihan Penguatan Kelembagaan Desa Pemeliharaan Infrastruktur Pembasahan Gambut pada wilayah Kelola Restorasi Gambut.

Deputi Bidang Edukasi Sosialisasi Partisipasi dan Kemitraan Badan Restorasi Gambut (BRG) Myrna A. Safitri mengatakan pelatihan ini menjadi bagian dari tiga pendekatan restorasi gambut, yaitu, pembasahan gambut, penanaman ulang, dan revitalisasi ekonomi.

"Pembangunan infrastruktur pembasahan gambut menggunakan anggaran negara. Karena itu kita perlu memelihara bersama dengan baik," ujar Myrna di Jakarta, Jumat (11/9/2020). Baca Juga: Jaga-Jaga Ekonomi 2021 Masih Ruwet, Sri Mulyani Siapkan Celengan Rp15,8 Triliun

Myrna menyampaikan bahwa ada Infrastruktur IPG yang telah dibangun mengalami kerusakan. Kerusakan ini bisa disebabkan oleh faktor alam maupun akibat tindakan orang yang tak bertanggung jawab. "Untuk itu kami fasilitasi pelatihan agar infrastuktur pembasahan ini terjaga dan berfungsi dengan baik," kata dia.

Myrna berharap 34 peserta yang terdiri atas kepala desa dan lurah dari Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan ini bisa memanfaatkan pelatihan yang diselenggarakan dari tanggal 10-12 September sebaik-baiknya. Lebih lanjut, Myrna mengungkapkan, para peserta yang hadir nantinya bisa memberi sumbangsih dengan cara memastikan anggaran negara tidak terbuang. "Yang terbangun dipelihara dengan baik," ujar dia.

Baca Juga: Ngeri! Erick Thohir Bilang Pilkada Bisa Bikin Penularan Corona Makin Parah

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah, Fahrizal Fitri menyebut kebakaran hutan berdampak pada penyakit bawaan seperti ISPA. Untuk itu dia meminta sebagaimana peraturan bupati, dapat menuangkan program pencegahan kebakaran lahan dalam APBDes. Dia menyebut, Kalteng sebagai lumbung pangan nasional perlu menyiapkan pengawasan terhadap kebakaran lahan. "Para kepala desa dan lurah bisa mengawasi perawatan pada infrastruktur pembasahan lahan gambut," ujar dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Karhutla, KLH...
Cegah Karhutla, KLH Targetkan 800 Desa Mandiri Peduli Gambut di Indonesia
Tekan Impor Dampak El...
Tekan Impor Dampak El Nino 2024, Kementan Terapkan Kebijakan Akselerasi Tanam
Mendorong Pemulihan...
Mendorong Pemulihan Ekosistem Hutan Gambut dan Kembangkan Perekonomian Desa
Saatnya Meningkatkan...
Saatnya Meningkatkan Komitmen Berbisnis Sambil Mengurangi Emisi C02
Pentingnya Sinergi Dunia...
Pentingnya Sinergi Dunia dalam Pengelolaan Lahan Gambut
Pengembangan Jenis Tanaman...
Pengembangan Jenis Tanaman Bioenergi Bisa Jadi Solusi Lahan Terdegradasi
Pengendalian Kebakaran...
Pengendalian Kebakaran Gambut, Wamenhut Dorong Penguatan SDM dan Kolaborasi ASEAN
Ancaman Karhutla: Dari...
Ancaman Karhutla: Dari Pemadaman Api Menuju Pencegahan Hotspot
COP30 di Brasil, RI...
COP30 di Brasil, RI Perkuat Kolaborasi Global Pengelolaan Gambut Tropis
Rekomendasi
KPK Tahan Wamen Imipas...
KPK Tahan Wamen Imipas Silmy Karim dan Eks Plt Dirjen Imigrasi Saffar Godam
Kronologi Wamen Imipas...
Kronologi Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
Silmy Karim dan Dadan...
Silmy Karim dan Dadan Hindayana Terjerat Korupsi, Istana Hormati Proses Hukum
Berita Terkini
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000 per Gram, Serok atau Jual?
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
Infografis
TNI Jaga Kejaksaan,...
TNI Jaga Kejaksaan, Ada Perseteruan Penegak Hukum?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved