BPJS Ketenagakerjaan Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2025 dengan Komitmen Layanan Sepenuh Hati
Selasa, 09 September 2025 - 21:22 WIB
loading...
Peringatan Hari Pelanggan Nasional tahun ini menegaskan komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan pelayanan sepenuh hati. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - BPJS Ketenagakerjaan kembali merayakan Hari Pelanggan Nasional yang diperingati setiap tanggal 4 September. Tahun ini, peringatan dilaksanakan dengan mengusung tema “Andai Tau Duluan, Dilayani Sepenuh Hati, Bisa Jadi Kisah Kebahagiaan”.
Tema ini merupakan pengembangan dari kampanye BPJS Ketenagakerjaan tahun 2025 bertajuk “Andai Tau Duluan”, yang menekankan pentingnya edukasi dan informasi sejak dini mengenai manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Pramudya Iriawan Buntoro menyampaikan, bahwa peringatan Hari Pelanggan Nasional tahun ini bukan hanya menjadi momentum untuk mengapresiasi peserta, tetapi juga menegaskan komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan pelayanan sepenuh hati.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Buka Lowongan Kerja, Minimal D3 dan S1 Semua Jurusan
“Kami ingin setiap interaksi dengan peserta menjadi pengalaman yang bermakna. Dengan pelayanan yang tulus, manfaat program kami dapat benar-benar dirasakan, sehingga menjadi kisah nyata kebahagiaan bagi pekerja dan keluarganya,” ujar Pramudya.
Memperingati Hari Pelanggan Nasional tahun ini, BPJS Ketenagakerjaan merayakannya dengan konsep sederhana, namun penuh makna. Sebagai simbol perhatian kepada peserta, pimpinan BPJS Ketenagakerjaan melakukan kunjungan kepada peserta Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang sedang dirawat di Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK), mengunjungi ahli waris penerima manfaat Jaminan Pensiun (JP) berkala serta mengunjungi ahli waris penerima manfaat Beasiswa.
Selain itu, kunjungan ke perusahaan-perusahaan peserta juga dilakukan agar hubungan strategis terus terjaga, memperkuat engagement, dan memberikan nilai tambah melalui program Customer Relationship Management (CRM).
Melalui peringatan Hari Pelanggan Nasional, BPJS Ketenagakerjaan ingin mengingatkan kembali bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan adalah bagian penting dari kesejahteraan pekerja dan keluarganya. Dengan pelayanan yang penuh ketulusan, diharapkan peserta semakin merasakan manfaat nyata dari program yang diikutinya.
“Hari Pelanggan Nasional adalah momentum untuk mendengar lebih dekat, untuk mendapatkan masukan langsung dari peserta, sehingga ke depan kami mampu melayani dengan lebih baik lagi, dan tentu saja menghadirkan rasa aman bagi pekerja. Semoga pengalaman yang baik melalui kisah-kisah nyata perlindungan sosial ketenagakerjaan terus menjadi bagian dari kebahagiaan masyarakat Indonesia,” tutup Pramudya.
Sementara itu Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Grogol, Multanti, menyapa hangat seluruh peserta yang hadir di ruang pelayanan pada momentum Hari Pelanggan Nasional 2025. Ia mengapresiasi atas kepercayaan peserta yang selama ini mempercayakan perlindungan kerjanya kepada BPJS Ketenagakerjaan.
“Hari ini adalah hari spesial, kami ingin bukan hanya memberikan layanan, tapi juga berbagi kebahagiaan dengan peserta,” ujar Multanti.
Untuk menambah keakraban, BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Grogol juga menghadirkan kuis ringan seputar manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan. Peserta yang bisa menjawab pertanyaan dengan benar diberikan hadiah menarik sebagai bentuk apresiasi.
“Kuis ini bukan sekadar hiburan, tapi juga cara kami mengedukasi peserta agar semakin paham pentingnya perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,” jelas Multanti.
Lebih lanjut, Multanti juga membuka ruang interaktif dengan meminta peserta menyampaikan kritik dan saran terkait pelayanan yang diterima. Menurutnya, masukan langsung dari peserta menjadi bahan evaluasi berharga agar kualitas layanan semakin meningkat.
“Kami ingin mendengar apa yang dirasakan peserta, supaya pelayanan BPJS Ketenagakerjaan ke depan bisa lebih baik dan semakin dekat dengan kebutuhan pekerja,” ungkap Multanti.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan untuk seluruh pekerja baik formal dan informal. Bagi peserta usia produktif yang mengambil program Jaminan Hari Tua (JHT) karena PHK maupun berhenti bekerja, Multanti menganjurkan agar tetap melindungi diri dengan kepesertaan BPU.
Baca Juga: Andai Tau Duluan, Andre Taulany Ajak Seluruh Pekerja Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan
Peserta bisa memilih dua skema, yakni perlindungan dasar Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dengan iuran Rp16.800 per bulan, atau sekaligus menabung dengan JHT Rp20 ribu per bulan.
“Jadi, hanya dengan Rp36.800 per bulan, peserta sudah terlindungi sekaligus menabung untuk masa depan,” ungkap Multanti.
Tema ini merupakan pengembangan dari kampanye BPJS Ketenagakerjaan tahun 2025 bertajuk “Andai Tau Duluan”, yang menekankan pentingnya edukasi dan informasi sejak dini mengenai manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Pramudya Iriawan Buntoro menyampaikan, bahwa peringatan Hari Pelanggan Nasional tahun ini bukan hanya menjadi momentum untuk mengapresiasi peserta, tetapi juga menegaskan komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan pelayanan sepenuh hati.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Buka Lowongan Kerja, Minimal D3 dan S1 Semua Jurusan
“Kami ingin setiap interaksi dengan peserta menjadi pengalaman yang bermakna. Dengan pelayanan yang tulus, manfaat program kami dapat benar-benar dirasakan, sehingga menjadi kisah nyata kebahagiaan bagi pekerja dan keluarganya,” ujar Pramudya.
Memperingati Hari Pelanggan Nasional tahun ini, BPJS Ketenagakerjaan merayakannya dengan konsep sederhana, namun penuh makna. Sebagai simbol perhatian kepada peserta, pimpinan BPJS Ketenagakerjaan melakukan kunjungan kepada peserta Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang sedang dirawat di Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK), mengunjungi ahli waris penerima manfaat Jaminan Pensiun (JP) berkala serta mengunjungi ahli waris penerima manfaat Beasiswa.
Selain itu, kunjungan ke perusahaan-perusahaan peserta juga dilakukan agar hubungan strategis terus terjaga, memperkuat engagement, dan memberikan nilai tambah melalui program Customer Relationship Management (CRM).
Melalui peringatan Hari Pelanggan Nasional, BPJS Ketenagakerjaan ingin mengingatkan kembali bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan adalah bagian penting dari kesejahteraan pekerja dan keluarganya. Dengan pelayanan yang penuh ketulusan, diharapkan peserta semakin merasakan manfaat nyata dari program yang diikutinya.
“Hari Pelanggan Nasional adalah momentum untuk mendengar lebih dekat, untuk mendapatkan masukan langsung dari peserta, sehingga ke depan kami mampu melayani dengan lebih baik lagi, dan tentu saja menghadirkan rasa aman bagi pekerja. Semoga pengalaman yang baik melalui kisah-kisah nyata perlindungan sosial ketenagakerjaan terus menjadi bagian dari kebahagiaan masyarakat Indonesia,” tutup Pramudya.
Sementara itu Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Grogol, Multanti, menyapa hangat seluruh peserta yang hadir di ruang pelayanan pada momentum Hari Pelanggan Nasional 2025. Ia mengapresiasi atas kepercayaan peserta yang selama ini mempercayakan perlindungan kerjanya kepada BPJS Ketenagakerjaan.
“Hari ini adalah hari spesial, kami ingin bukan hanya memberikan layanan, tapi juga berbagi kebahagiaan dengan peserta,” ujar Multanti.
Untuk menambah keakraban, BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Grogol juga menghadirkan kuis ringan seputar manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan. Peserta yang bisa menjawab pertanyaan dengan benar diberikan hadiah menarik sebagai bentuk apresiasi.
“Kuis ini bukan sekadar hiburan, tapi juga cara kami mengedukasi peserta agar semakin paham pentingnya perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,” jelas Multanti.
Lebih lanjut, Multanti juga membuka ruang interaktif dengan meminta peserta menyampaikan kritik dan saran terkait pelayanan yang diterima. Menurutnya, masukan langsung dari peserta menjadi bahan evaluasi berharga agar kualitas layanan semakin meningkat.
“Kami ingin mendengar apa yang dirasakan peserta, supaya pelayanan BPJS Ketenagakerjaan ke depan bisa lebih baik dan semakin dekat dengan kebutuhan pekerja,” ungkap Multanti.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan untuk seluruh pekerja baik formal dan informal. Bagi peserta usia produktif yang mengambil program Jaminan Hari Tua (JHT) karena PHK maupun berhenti bekerja, Multanti menganjurkan agar tetap melindungi diri dengan kepesertaan BPU.
Baca Juga: Andai Tau Duluan, Andre Taulany Ajak Seluruh Pekerja Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan
Peserta bisa memilih dua skema, yakni perlindungan dasar Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dengan iuran Rp16.800 per bulan, atau sekaligus menabung dengan JHT Rp20 ribu per bulan.
“Jadi, hanya dengan Rp36.800 per bulan, peserta sudah terlindungi sekaligus menabung untuk masa depan,” ungkap Multanti.
(akr)
Lihat Juga :