China dan Brasil Kecam Tarif AS, Serukan Persatuan BRICS

Rabu, 10 September 2025 - 07:32 WIB
loading...
China dan Brasil Kecam...
Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva dan Presiden China Xi Jinping kompak mengecam kebijakan tarif AS. FOTO/Xinhua
A A A
JAKARTA - Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva dan Presiden China Xi Jinping kompak mengecam kebijakan tarif Amerika Serikat (AS) serta menyerukan penguatan solidaritas di antara negara-negara BRICS dalam KTT virtual yang digelar pada 8 September.

Xi menilai Amerika Serikat berulang kali memicu perang dagang dan tarif yang mengguncang perekonomian global serta melemahkan aturan perdagangan internasional. "Negara anggota BRICS sebagai pemimpin negara-negara berkembang harus bersama-sama membela multilateralisme," kata Xi dalam pidatonya dikutip dari The Chosun Daily, Rabu (9/9).

Baca Juga: 2 Negara Tetangga Indonesia Ajukan Keanggotaan BRICS Pekan Ini, Siapa Mereka?

Ia menekankan bahwa inisiatif keamanan global yang digagas Beijing bertujuan membangun sistem internasional yang adil dan setara melalui kerja sama kolektif. “BRICS mencakup hampir setengah populasi dunia, 30 persen output ekonomi, dan seperlima volume perdagangan global. Semakin erat kerja sama BRICS, semakin kuat keyakinan menghadapi tantangan eksternal,” ujar Xi.

Xi menggunakan perumpamaan, "Hanya emas yang akan tampak di tengah kobaran api," sembari menegaskan keyakinannya bahwa "kapal besar BRICS akan mampu melewati badai."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Rupiah Ambruk Parah,...
Rupiah Ambruk Parah, Pelaku Industri Susu Mulai Cemas
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
Rekomendasi
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Nana Mirdad hingga Maia Estianty Ikut Resah
Berita Terkini
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved