Harta Kekayaan Puteri Komarudin yang Santer Dikabarkan Jadi Menpora Baru
Rabu, 10 September 2025 - 14:23 WIB
loading...
Puteri Anetta Komarudin, ramai dikabarkan sebagai calon kuat menpora yang baru. FOTO/dpr.go.id
A
A
A
JAKARTA - Puteri Anetta Komarudin, politikus muda Partai Golkar yang tengah ramai dikabarkan sebagai calon kuat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) pengganti Dito Ariotedjo. Ia memiliki total harta kekayaan sekitar Rp 26,2 miliar berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru.
Puteri, kelahiran Bandung 21 Agustus 1993, kini berusia 32 tahun. Ia merupakan putri dari tokoh senior Golkar, Ade Komarudin, dan aktif di berbagai bidang legislatif serta organisasi kepemudaan. Sejak 2019, Puteri duduk di DPR RI mewakili daerah pemilihan Jawa Barat VII.
Di DPR, Puteri bergabung di Komisi XI yang membidangi keuangan, perbankan, dan perencanaan pembangunan nasional. Latar belakang akademiknya cukup mumpuni dengan gelar Bachelor of Commerce dari University of Melbourne dan pelatihan HBX CORe dari Harvard Business School.
Baca Juga: Raffi Ahmad Diisukan Jadi Menpora, Arie Kriting Beri Sindiran Tajam
Rincian aset Puteri berdasarkan LHKPN 2024 menunjukkan mayoritas kekayaan berupa tanah dan bangunan senilai Rp 19,19 miliar. Salah satunya adalah tanah dan bangunan di Jakarta Selatan seluas 638 m2 dan 359 m2 senilai Rp 18,95 miliar yang diperoleh dari hibah tanpa akta.
Selain itu, Puteri memiliki sejumlah tanah di Purwakarta dengan nilai sekitar Rp 245 juta, serta kendaraan berupa mobil Toyota Fortuner tahun 2019 hasil hadiah senilai Rp 438 juta. Aset kas dan setara kas yang dimilikinya mencapai Rp 6,58 miliar.
Total harta kekayaan Puteri tanpa utang tercatat sebesar Rp 26.257.705.293. Laporan tersebut juga mencatat tidak ada hutang yang mengurangi total aset tersebut.
Puteri mengawali pendidikannya di SD Al Azhar Jakarta, melanjutkan ke SMPN 19 Mayestik Jakarta, dan SMA Chai Chee Secondary School di Singapura. Ia kemudian menempuh studi di University of Melbourne dengan beasiswa Global B.Com dan menyelesaikan program HBX CORe dari Harvard Business School yang fokus pada analisis bisnis dan akuntansi keuangan.
Sebelum berkarier di dunia politik, Puteri pernah bekerja di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai pengawas bank junior serta menjalani magang di Bank Mandiri dan konsultan McKinsey. Pengalaman di bidang keuangan ini menjadi modal penting dalam kiprahnya di Komisi XI DPR RI.
Di internal Partai Golkar, Puteri menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Keuangan dan Pasar Modal. Ia juga aktif di bidang olahraga sebagai Wakil Ketua Umum Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Nasional.
Kontribusi Puteri dalam legislasi, khususnya di bidang keuangan, perencanaan pembangunan, serta pengembangan partisipasi pemuda dan perempuan dalam politik, telah mendapat perhatian luas. Ia pernah memimpin delegasi Indonesia dalam forum internasional Youth 20 Summit 2021 di Italia.
Baca Juga: Puteri Komarudin Menpora Pengganti Dito Ariotedjo?
Momentum reshuffle kabinet pada 8 September 2025 memunculkan spekulasi kuat bahwa Puteri akan ditunjuk sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga menggantikan Dito Ariotedjo. Kekuatan ini tidak lepas dari latar belakang legislasi, sumber daya manusia, serta dukungan partai politiknya.
Keterlibatan aktif Puteri di organisasi kepemudaan dan olahraga juga dapat menjadi nilai tambah dalam pelaksanaan tugas sebagai Menpora, di samping keahliannya di bidang keuangan dan perencanaan.
Puteri, kelahiran Bandung 21 Agustus 1993, kini berusia 32 tahun. Ia merupakan putri dari tokoh senior Golkar, Ade Komarudin, dan aktif di berbagai bidang legislatif serta organisasi kepemudaan. Sejak 2019, Puteri duduk di DPR RI mewakili daerah pemilihan Jawa Barat VII.
Di DPR, Puteri bergabung di Komisi XI yang membidangi keuangan, perbankan, dan perencanaan pembangunan nasional. Latar belakang akademiknya cukup mumpuni dengan gelar Bachelor of Commerce dari University of Melbourne dan pelatihan HBX CORe dari Harvard Business School.
Baca Juga: Raffi Ahmad Diisukan Jadi Menpora, Arie Kriting Beri Sindiran Tajam
Rincian aset Puteri berdasarkan LHKPN 2024 menunjukkan mayoritas kekayaan berupa tanah dan bangunan senilai Rp 19,19 miliar. Salah satunya adalah tanah dan bangunan di Jakarta Selatan seluas 638 m2 dan 359 m2 senilai Rp 18,95 miliar yang diperoleh dari hibah tanpa akta.
Selain itu, Puteri memiliki sejumlah tanah di Purwakarta dengan nilai sekitar Rp 245 juta, serta kendaraan berupa mobil Toyota Fortuner tahun 2019 hasil hadiah senilai Rp 438 juta. Aset kas dan setara kas yang dimilikinya mencapai Rp 6,58 miliar.
Total harta kekayaan Puteri tanpa utang tercatat sebesar Rp 26.257.705.293. Laporan tersebut juga mencatat tidak ada hutang yang mengurangi total aset tersebut.
Puteri mengawali pendidikannya di SD Al Azhar Jakarta, melanjutkan ke SMPN 19 Mayestik Jakarta, dan SMA Chai Chee Secondary School di Singapura. Ia kemudian menempuh studi di University of Melbourne dengan beasiswa Global B.Com dan menyelesaikan program HBX CORe dari Harvard Business School yang fokus pada analisis bisnis dan akuntansi keuangan.
Sebelum berkarier di dunia politik, Puteri pernah bekerja di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai pengawas bank junior serta menjalani magang di Bank Mandiri dan konsultan McKinsey. Pengalaman di bidang keuangan ini menjadi modal penting dalam kiprahnya di Komisi XI DPR RI.
Di internal Partai Golkar, Puteri menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Keuangan dan Pasar Modal. Ia juga aktif di bidang olahraga sebagai Wakil Ketua Umum Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Nasional.
Kontribusi Puteri dalam legislasi, khususnya di bidang keuangan, perencanaan pembangunan, serta pengembangan partisipasi pemuda dan perempuan dalam politik, telah mendapat perhatian luas. Ia pernah memimpin delegasi Indonesia dalam forum internasional Youth 20 Summit 2021 di Italia.
Baca Juga: Puteri Komarudin Menpora Pengganti Dito Ariotedjo?
Momentum reshuffle kabinet pada 8 September 2025 memunculkan spekulasi kuat bahwa Puteri akan ditunjuk sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga menggantikan Dito Ariotedjo. Kekuatan ini tidak lepas dari latar belakang legislasi, sumber daya manusia, serta dukungan partai politiknya.
Keterlibatan aktif Puteri di organisasi kepemudaan dan olahraga juga dapat menjadi nilai tambah dalam pelaksanaan tugas sebagai Menpora, di samping keahliannya di bidang keuangan dan perencanaan.
(nng)
Lihat Juga :