13 Perusahaan Besi dan Baja Lulus CAP Batch 3.0, Perkuat Transisi Rendah Karbon Indonesia
Rabu, 10 September 2025 - 21:22 WIB
loading...
A
A
A
Perusahaan peserta CAP Batch 3.0 kali ini merasa mendapatkan manfaat dari adanya pendampingan teknis yang komprehensif, salah satunya PT Tata Metal Lestari yang mendapatkan penghargaan ‘Best Graduate’ dari program CAP.
"Program CAP Batch 3.0 membantu kami memahami langkah-langkah dekarbonisasi secara nyata, mulai dari menghitung emisi hingga menetapkan target berbasis sains. Penghargaan sebagai ‘Best Graduate’ juga menjadi dorongan semangat untuk terus konsisten dalam perjalanan menuju bisnis rendah karbon melalui produk baja lapis yang perusahaan kami hasilkan," ujar VP of Capital Planning PT Tata Metal Lestari, Nicolas Bagus Setiabudi Koeswandi.
Baca Juga: Industri Besi dan Baja Menuju Emisi Nol Bersih, Kadin Net Zero Hub Perkuat Pendampingan
KADIN NZH akan terus melanjutkan program CAP dengan memperluas cakupan sektor yang didampingi. Dengan dukungan dari berbagai mitra strategis, termasuk WRI Indonesia dan IBCSD, KADIN NZH berkomitmen menjadi wadah kolaborasi yang memperkuat peran sektor swasta dalam pencapaian target iklim nasional.
Selain melalui program CAP, KADIN NZH juga menghadirkan Net Zero Learning Hub (NZLH), sebuah platform pembelajaran daring yang memperluas akses edukasi net-zero bagi dunia usaha. Melalui NZLH, pelaku industri dapat terus membangun kapasitas internal secara mandiri melalui modul pembelajaran, diskusi bersama pakar, dan alat bantu praktis.
Inisiatif seperti CAP dan NZLH dapat memperkuat ekosistem pembelajaran dan pendampingan yang berkelanjutan, sehingga transisi industri menuju emisi nol bersih dapat dilakukan secara lebih inklusif, terarah, dan berdampak.
"Program CAP Batch 3.0 membantu kami memahami langkah-langkah dekarbonisasi secara nyata, mulai dari menghitung emisi hingga menetapkan target berbasis sains. Penghargaan sebagai ‘Best Graduate’ juga menjadi dorongan semangat untuk terus konsisten dalam perjalanan menuju bisnis rendah karbon melalui produk baja lapis yang perusahaan kami hasilkan," ujar VP of Capital Planning PT Tata Metal Lestari, Nicolas Bagus Setiabudi Koeswandi.
Baca Juga: Industri Besi dan Baja Menuju Emisi Nol Bersih, Kadin Net Zero Hub Perkuat Pendampingan
KADIN NZH akan terus melanjutkan program CAP dengan memperluas cakupan sektor yang didampingi. Dengan dukungan dari berbagai mitra strategis, termasuk WRI Indonesia dan IBCSD, KADIN NZH berkomitmen menjadi wadah kolaborasi yang memperkuat peran sektor swasta dalam pencapaian target iklim nasional.
Selain melalui program CAP, KADIN NZH juga menghadirkan Net Zero Learning Hub (NZLH), sebuah platform pembelajaran daring yang memperluas akses edukasi net-zero bagi dunia usaha. Melalui NZLH, pelaku industri dapat terus membangun kapasitas internal secara mandiri melalui modul pembelajaran, diskusi bersama pakar, dan alat bantu praktis.
Inisiatif seperti CAP dan NZLH dapat memperkuat ekosistem pembelajaran dan pendampingan yang berkelanjutan, sehingga transisi industri menuju emisi nol bersih dapat dilakukan secara lebih inklusif, terarah, dan berdampak.
(akr)
Lihat Juga :